PONTIANAK POST - Arsenal dipastikan tanpa Kai Havertz dan Jurrien Timber saat menghadapi Fulham pada laga Premier League, Sabtu (2/5) pukul 23.30 WIB, sementara kondisi Martin Odegaard masih menunggu keputusan akhir.
Dikutip dari Sky Sports, Mikel Arteta menyatakan Havertz masih dalam pemulihan cedera pangkal paha yang dialaminya saat melawan Newcastle, sedangkan Timber belum kembali sejak laga kontra Everton pada pertengahan Maret.
Absennya Havertz menjadi kehilangan besar bagi lini serang Arsenal karena perannya yang krusial, namun pemain itu terus berupaya keras agar bisa tampil pada leg kedua semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid.
“Kehadirannya sangat dirindukan, dia salah satu pemain penyerang terpenting kami,” kata Arteta.
Baca Juga: Statistik Panas MU vs Liverpool, Dominasi Tamu Jadi Sorotan
Jadwal Padat
Arteta menambahkan, keputusan terkait Odegaard akan ditentukan setelah melihat kondisi terakhir pemain dalam sesi latihan, mengingat jadwal padat membatasi waktu pemulihan tim.
“Jelas kami belum bisa banyak berlatih, jadi kami akan memberikan pembaruan terakhir besok,” ujarnya.
Di tengah tekanan perebutan gelar dengan empat laga tersisa, Arteta menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik seluruh pemain agar tetap kompetitif.
Baca Juga: Jadwal Tak Biasa, MU vs Liverpool Dimajukan Demi Keamanan
Ia menilai timnya telah berusaha maksimal menjaga energi sejak laga melawan Atletico dan kini fokus pada pemilihan pemain serta performa di lapangan.
“Kami telah melakukan segala yang kami bisa untuk bangkit dan menghadirkan energi yang tepat,” katanya.
Arteta juga mengapresiasi dukungan suporter di Emirates yang dinilai memberi dorongan emosional bagi pemain dalam situasi krusial.
Menurutnya, kepercayaan terhadap pemain menjadi kunci, terutama saat menguasai bola agar mereka bebas mengambil keputusan terbaik.
Baca Juga: Cunha Kembali Latihan, MU Dapat Suntikan Jelang Hadapi Liverpool
Fleksibilitas Declan Rice
Di sisi lain, Arteta menyoroti pentingnya fleksibilitas pemain seperti Declan Rice yang mampu bermain di berbagai peran di lini tengah.
Ia menyebut konsistensi dan daya tahan Rice dalam menjalani banyak pertandingan sebagai kualitas langka di tengah tuntutan tinggi sepak bola modern.
Menghadapi Fulham, Arteta mengingatkan timnya untuk waspada karena lawan dinilai memiliki organisasi permainan yang kuat di bawah asuhan Marco Silva.
Baca Juga: Jelang Laga Krusial MU vs Liverpool, Neville Ragukan Peran Amad
Dengan semua tekanan yang ada, Arteta meminta timnya tetap menunjukkan karakter dan semangat hingga akhir musim.
“Kita hanya punya empat pertandingan lagi dan segalanya dipertaruhkan,” tegasnya. (*)
Editor : Efprizan