PONTIANAK POST - Manchester City menahan imbang 3-3 Everton lewat gol menit ke-97 dalam laga dramatis yang berdampak pada persaingan gelar Liga Inggris, Selasa (5/5) dini hari WIB.
Hasil ini membuat City kehilangan momentum dalam perburuan gelar, sementara Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan lima poin.
Jérémy Doku membuka keunggulan City sebelum menutup laga dengan gol penyeimbang di detik akhir, menyelamatkan tim dari kekalahan.
Di antara dua gol tersebut, Everton sempat membalikkan keadaan melalui rangkaian serangan efektif yang mengejutkan tim tamu.
Baca Juga: Start Hancur Chelsea Bikin McFarlane Murka, 15 Menit Awal Disorot Tajam
Gol balasan bermula dari kesalahan lini belakang City, Marc Guehi, yang dimanfaatkan pemain pengganti Thierno Barry sebelum Jake O’Brien membawa Everton unggul lewat sundulan.
Tekanan tuan rumah semakin kuat ketika Barry mencetak gol keduanya, membuat City berada dalam posisi tertekan di hadapan pendukung lawan.
Erling Haaland sempat memperkecil ketertinggalan, namun City harus menunggu hingga detik terakhir untuk menghindari kekalahan.
Atmosfer stadion yang bergemuruh mencerminkan tekanan besar yang dihadapi pemain City saat berusaha bangkit dari ketertinggalan.
Baca Juga: Chelsea Tumbang Enam Kali Beruntun, Carragher Sebut Klub Kehilangan Arah
Pelatih City, Pep Guardiola, menilai timnya tampil baik meski kehilangan kendali di babak kedua.
Satu Poin Lebih Baik Daripada Kalah
“Penampilan kami sangat bagus di babak pertama, tetapi mereka meningkatkan permainan dan kami kehilangan kontrol,” ujar Guardiola kepada Sky Sports.
Ia mengakui laga tandang melawan Everton selalu sulit karena kekuatan fisik dan agresivitas lawan.
“Kami tetap berusaha sampai akhir dan satu poin ini lebih baik daripada kalah,” katanya.
Baca Juga: Italia Bidik Guardiola, Pep Buka Peluang Tinggalkan Manchester City
Hasil imbang ini membuat peluang gelar tidak lagi sepenuhnya berada di tangan City dengan empat pertandingan tersisa musim ini.
Sementara itu, Arsenal hanya membutuhkan tiga kemenangan lagi untuk memastikan gelar Liga Inggris pertama dalam lebih dari dua dekade. (*)
Editor : Efprizan