PONTIANAK POST - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memuji keberanian wasit dan VAR setelah gol penyeimbang West Ham United dianulir pada masa injury time dalam kemenangan 1-0 Arsenal di Stadion London, Minggu (10/5) malam WIB.
Keputusan kontroversial itu terjadi setelah Callum Wilson mencetak gol pada menit ke-95 sebelum VAR meminta wasit Chris Kavanagh meninjau dugaan pelanggaran terhadap kiper Arsenal, David Raya.
Setelah pemeriksaan panjang, gol West Ham akhirnya dibatalkan dan kemenangan tetap menjadi milik Arsenal.
Arteta mengaku laga tersebut penuh tekanan karena Arsenal sedang memburu gelar Liga Inggris, sementara West Ham berjuang menghindari degradasi.
Baca Juga: Nuno Meledak, VAR dan Wasit Dituding Rugikan West Ham
“Hari ini penuh emosi dan kami tahu pertandingan akan sangat sulit,” ujar Arteta kepada Sky Sports.
Arteta yang sebelumnya beberapa kali mengkritik kepemimpinan wasit justru memberi apresiasi atas keputusan yang diambil dalam pertandingan itu.
“Saya harus memberi selamat kepada wasit karena dibutuhkan keberanian besar untuk mengambil keputusan seperti itu,” katanya.
Menurut Arteta, tayangan ulang menunjukkan adanya pelanggaran yang jelas terhadap David Raya sebelum gol tercipta.
Baca Juga: Gol West Ham Dianulir VAR, Arsenal Selangkah Lagi Juara Liga Inggris
“Ketika melihat tayangannya, tidak ada keraguan bahwa itu pelanggaran yang jelas,” ucapnya.
Keputusan VAR Sudah Tepat
Football Expert & Columnist, Gary Neville, menyebut insiden tersebut sebagai salah satu drama terbesar dalam sejarah VAR di Liga Inggris.
Mantan pemain Manchester United ini memuji ketenangan ofisial VAR Darren England yang tetap fokus meski berada dalam tekanan besar di momen krusial perebutan gelar juara.
“Semua mata tertuju kepadanya dan dia menjalani proses itu dengan tenang serta sempurna,” kata Neville dalam podcast pribadinya.
Baca Juga: Tanpa Gelar dan Penuh Konflik, Madrid Masuki Titik Terendah: Rumor Mou Jadi Pelatih Makin Menguat
Ia menilai keputusan membatalkan gol West Ham sudah tepat karena Pablo dianggap sengaja menghalangi pergerakan David Raya tanpa berusaha memainkan bola.
Neville juga menyebut keputusan itu bisa menjadi momen yang menentukan nasib Arsenal dalam perebutan trofi Liga Inggris musim ini.
Kemenangan tersebut membuat Arsenal semakin dekat dengan gelar liga pertama mereka dalam 22 tahun terakhir.
Baca Juga: Ada Duka di Balik Pesta Barcelona Juara La Liga 2026
Di sisi lain, West Ham harus menerima kenyataan pahit setelah kehilangan poin penting dalam perjuangan mereka bertahan di Liga Inggris.
Kontroversi VAR itu pun kembali memunculkan perdebatan soal konsistensi keputusan wasit di kompetisi tertinggi sepak bola Inggris tersebut. (*)
Editor : Efprizan