PONTIANAK POST – Tim nasional sepak bola Iran dijadwalkan bertolak ke Turkiye pada Senin mendatang. Keberangkatan ini menandai dimulainya persiapan matang menjelang putaran final Piala Dunia FIFA 2026.
Skuad Iran berangkat di tengah berbagai kekhawatiran diplomatik dan logistik serta suasana perang dengan Amerika Serikat.
Soalnya, turnamen bergengsi ini akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Kantor berita IRNA melaporkan upacara perpisahan timnas digelar Rabu (13/5) malam di Teheran. Acara ini menjadi momen resmi pelepasan pemain oleh para pendukung setianya.
Kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Enghelab mulai pukul 17.00 GMT. Selain pelepasan, federasi akan meluncurkan lagu resmi dan jersey terbaru timnas Iran.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Timnas Iran Targetkan Tiba di Amerika Serikat Lebih Awal
Iran berencana menggelar pemusatan latihan di Antalya, Turkiye. Di sana, mereka dijadwalkan melakoni dua laga uji coba, termasuk melawan Gambia pada 29 Mei.
Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menyebut Iran juga akan beruji coba di AS. Langkah ini penting untuk adaptasi sebelum turnamen resmi dimulai.
Iran tergabung dalam Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Laga perdana melawan Selandia Baru akan digelar di SoFi Stadium, Los Angeles pada 16 Juni.
Setelah itu, Iran akan menghadapi Belgia di lokasi yang sama pada 21 Juni. Pertandingan terakhir fase grup Iran adalah melawan Mesir di Lumen Field, Seattle pada 26 Juni.
Baca Juga: Teheran Desak AS Terbitkan Visa Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Pertandingan tersebut akan dimainkan di dua stadion terbesar di pantai barat AS; SoFi Stadium berkapasitas sekitar 70.000 penonton dan Lumen Field Seattle menampung hampir 68.000 penonton.
Jurnalis dan analis sepak bola Iran, Salar Alikhah, mengatakan bahwa skala Piala Dunia menciptakan tekanan bagi semua tim, bukan hanya Iran.
"Piala Dunia adalah festival global yang diikuti oleh seluruh dunia, dan edisi ini akan mendapat perhatian lebih besar karena format yang diperluas," katanya kepada Anadolu.
Ia menyebutkan bahwa penyelenggaraan turnamen di Amerika Serikat akan meningkatkan sorotan media terhadap pertandingan-pertandingan Iran.
Baca Juga: AS Izinkan Timnas Iran Ikut Piala Dunia 2026, Ini Syaratnya!
Namun, Alikhah yakin para pemain senior Iran dapat membantu pemain muda untuk beradaptasi dengan atmosfer dan tekanan turnamen.
"Kita sering melihat di sepak bola, saat seluruh stadion memusuhi sebuah tim, atmosfer itu justru menjadi motivasi tambahan," ujar Alikhah kepada Anadolu.
Ia juga menyoroti dampak perang baru-baru ini dengan AS dan Israel terhadap persiapan sepak bola domestik.
Ia menyebutkan beberapa pemain liga lokal Iran telah lama absen dari kompetisi dan mungkin tidak berada pada tingkat fisik yang ideal.
Oleh karena itu, menurutnya persiapan Iran saat ini difokuskan pada kebugaran dan pengkondisian fisik.(*)
Editor : Uray Ronald