PONTIANAK POST - Chelsea dilaporkan telah menerima sinyal positif dari Xabi Alonso terkait peluangnya menjadi manajer anyar The Blues.
Klub asal London itu kini membuka pembicaraan dengan perwakilan pelatih asal Spanyol tersebut.
Menurut laporan The Athletic, Alonso disebut tertarik menangani Chelsea mulai musim panas ini.
Ia masuk dalam daftar pendek calon pelatih permanen setelah pemecatan Liam Rosenior pada April lalu.
Minat Alonso ke Premier League sebenarnya bukan hal baru.
Dua tahun lalu, saat masih membesut Bayer Leverkusen, ia pernah mengakui tertarik melatih di Inggris.
“Tidak ada yang tahu… saya masih muda sebagai pelatih dan tentu saja itu sebuah pemikiran yang menarik,” kata Alonso dalam konferensi pers April 2024.
Nama Alonso sempat erat dikaitkan dengan Liverpool, klub yang pernah ia bela dan menjuarai Liga Champions sebagai pemain.
Baca Juga: Xabi Alonso Dihimpit Pilihan Berat; antara Chelsea dan Mimpi Liverpool
Namun peluang kembali ke Anfield tertutup setelah manajemen mempertahankan Arne Slot meski hasil kurang memuaskan musim ini.
Reputasi Alonso melejit saat membawa Bayer Leverkusen menorehkan musim luar biasa 2023/24 dengan raihan gelar domestik tanpa kekalahan serta menembus final Liga Europa.
Ia kemudian menangani Real Madrid musim panas lalu, tetapi berpisah kurang dari delapan bulan dengan kesepakatan bersama di tengah hasil inkonsisten dan isu ruang ganti.
Kini, Chelsea membidiknya untuk memulai proyek jangka panjang di Stamford Bridge.
Manajemen klub disebut ingin menunjuk pelatih baru sebelum pertengahan Juni guna mempersiapkan bursa transfer musim panas.
Selain kursi pelatih, Chelsea juga dikabarkan memburu bek tengah, gelandang sentral, dan winger kiri untuk memperkuat skuad.
Baca Juga: Liverpool 1-1 Chelsea: Slot Akui Kewalahan, Gagal Menang Meski Banyak Peluang
Masa depan klub di Liga Champions musim depan masih belum pasti, namun hal itu diyakini tak menghalangi pendekatan terhadap Alonso.
Jika resmi bergabung, Alonso akan menghadapi tantangan besar mengingat pergantian pelatih yang cepat di era kepemilikan baru Chelsea.
Namun indikasi ketertarikannya menunjukkan ia siap mengambil risiko demi mewujudkan ambisi melatih di Premier League.(*)
Editor : Budi Miank