Xabi Alonso Resmi ke Chelsea, Era Todd Boehly Berubah Total demi Bangkit dari Keterpurukan

Budi Miank • Dipublikasikan Minggu, 17 Mei 2026 | 16:45 WIB
Xabi Alonso resmi ditunjuk Chelsea sebagai pelatih baru usai sukses bersama Bayer Leverkusen. (INSTAGRAM/@chelseafc)
Xabi Alonso resmi ditunjuk Chelsea sebagai pelatih baru usai sukses bersama Bayer Leverkusen. (INSTAGRAM/@chelseafc)

PONTIANAK POST - Chelsea akhirnya mengambil langkah besar dengan menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru klub untuk musim depan. 

Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemilik klub, Todd Boehly dan Behdad Eghbali, mulai meninggalkan proyek lama yang dinilai gagal membawa The Blues kembali kompetitif di level tertinggi.

Mantan pelatih Bayer Leverkusen itu dipercaya menjadi sosok yang mampu mengembalikan identitas Chelsea sebagai penantang gelar, setelah musim 2025/2026 diwarnai inkonsistensi performa, gelombang protes suporter, hingga kegagalan memenuhi ekspektasi di berbagai kompetisi domestik.

Baca Juga: Mengapa Chelsea Memilih Xabi Alonso? Ini Alasannya Menurut Rich Morgan

Penunjukan Alonso juga menjadi bukti bahwa Chelsea kini serius membangun ulang fondasi tim dengan pendekatan yang lebih matang. 

Manajemen klub meyakini pengalaman Alonso membawa Bayer Leverkusen juara Bundesliga membuatnya layak memimpin proyek jangka panjang di Stamford Bridge.

Menurut laporan Daily Mirror, Chelsea sebelumnya sempat mengklaim ingin menghadirkan “stabilitas” usai memecat Liam Rosenior. 

Namun, kehadiran Alonso dianggap jauh lebih besar daripada sekadar pergantian pelatih biasa.

Baca Juga: Xabi Alonso Sepakat Latih Chelsea dengan Kontrak Empat Tahun

Pelatih asal Spanyol itu dinilai memiliki kualitas taktik, karakter kepemimpinan, dan pengalaman elite yang dibutuhkan Chelsea untuk kembali bersaing di papan atas Liga Inggris maupun Eropa.

Alonso disebut berhasil meyakinkan jajaran direksi Chelsea lewat visi jangka panjangnya, standar kerja tinggi, serta rencana perubahan budaya di dalam skuad. 

Ia juga dinilai cocok bekerja dalam struktur modern klub yang melibatkan banyak direktur olahraga.

Kedatangan Alonso sekaligus menjadi pelatih permanen keenam pada era kepemilikan Todd Boehly dan Behdad Eghbali. 

Sebelumnya, Chelsea telah berganti-ganti pelatih mulai dari Thomas Tuchel, Graham Potter, Mauricio Pochettino, Enzo Maresca, hingga Liam Rosenior.

Pergantian yang terlalu sering membuat fans mulai kehilangan kesabaran. 

Baca Juga: Chelsea Gagal Juara FA Cup, McFarlane: The Blues Seharusnya Dapat Penalti

Kekalahan Chelsea di final Piala FA dari Manchester City semakin memperbesar tekanan terhadap manajemen klub.

Kelompok suporter “Not A Project CFC” bahkan menggelar aksi protes di Wembley karena kecewa terhadap arah kebijakan klub yang lebih fokus merekrut pemain muda ketimbang mendatangkan sosok berpengalaman untuk langsung meraih trofi.

Kini, Chelsea berharap Alonso mampu menjadi titik balik. 

Baca Juga: Gordon Bersiap Tinggalkan Newcastle, Bayern Munchen dan Chelsea Mengintai

Dengan skuad yang masih dihuni pemain berkualitas seperti Cole Palmer, Reece James, Enzo Fernandez, dan Moises Caicedo, The Blues diyakini tetap memiliki fondasi kuat untuk bangkit.

Selain itu, Chelsea juga diperkirakan bakal aktif di bursa transfer musim panas demi mendukung proyek Alonso dengan tambahan pemain matang bermental juara.

Daily Mirror menyebut keberhasilan Chelsea membujuk Alonso bergabung menunjukkan mantan gelandang Liverpool dan Real Madrid tersebut percaya terhadap visi baru klub London Barat itu.(*)

Editor : Budi Miank
pelatih baru chelsea xabi alonso