Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Manchester City Bersiap Kehilangan Guardiola Setelah Satu Dekade Penuh Trofi

Efprizan • Selasa, 19 Mei 2026 | 08:55 WIB

 

Guardiola baru saja mempersembahkan trofi ke-20 untuk City setelah menjuarai Piala FA usai mengalahkan Chelsea 1-0 pada final akhir pekan lalu. (Infografis AI/Pontiank Post)
Guardiola baru saja mempersembahkan trofi ke-20 untuk City setelah menjuarai Piala FA usai mengalahkan Chelsea 1-0 pada final akhir pekan lalu. (Infografis AI/Pontiank Post)

PONTIANAK POST - Manchester City dikabarkan mulai bersiap menghadapi kepergian Pep Guardiola pada akhir musim ini setelah muncul keyakinan internal bahwa sang pelatih akan meninggalkan Etihad Stadium.

Dilansir dari ESPN, Sejumlah sumber menyebut banyak pemain dan staf klub percaya Guardiola akan mengakhiri kebersamaan setelah 10 tahun membangun era tersukses dalam sejarah Manchester City.

Meski masih terikat kontrak hingga 2027, Guardiola memiliki klausul yang memungkinkannya hengkang pada akhir musim dan hingga kini terus menghindari pertanyaan soal masa depannya.

Baca Juga: Arsenal 1-0 Burnley: Jackson Kecewa Wasit, Arteta Dukung Bournemouth Kalahkan City

"Manajemen City disebut belum ingin mengumumkan keputusan apa pun karena tim masih terlibat persaingan ketat perebutan gelar Premier League melawan Arsenal," kata sumber ESPN.

Tekanan itu semakin besar setelah Arsenal menang 1-0 atas Burnley sehingga City wajib mengalahkan Bournemouth, Rabu (20/5) dini hari WIB, agar peluang juara tetap berada di tangan mereka.

Enzo Maresca Kandidat Kuat

Di tengah ketidakpastian tersebut, nama Enzo Maresca muncul sebagai kandidat utama pengganti Guardiola karena pernah menjadi asisten pelatih di Manchester City.

Baca Juga: Arsenal 1-0 Burnley: Havertz Selamat dari Kartu Merah, The Gunners Selangkah lagi Juara

Guardiola baru saja mempersembahkan trofi ke-20 untuk City setelah menjuarai Piala FA usai mengalahkan Chelsea 1-0 pada final akhir pekan lalu.

Selama satu dekade, Guardiola mengubah Manchester City menjadi kekuatan dominan sepak bola Eropa dengan tingkat kemenangan sekitar 72 persen sejak datang pada 2016.

Kesuksesan itu membuat hubungan Guardiola dengan klub dan suporter memiliki ikatan emosional kuat, termasuk rencana klub mengganti nama salah satu tribun Etihad Stadium untuk menghormatinya.

Baca Juga: Guardiola Belum Pastikan Bertahan Setelah City Juara FA Cup

Bagi banyak pendukung City, kemungkinan perpisahan Guardiola bukan sekadar pergantian pelatih, tetapi akhir dari era paling bersejarah yang pernah mereka rasakan. (*)

Editor : Efprizan
#Enzo Maresca #etihad stadium #manchester city #Premier League #pep guardiola