PONTIANAK POST - Chelsea akan menghadapi Tottenham Hotspur dalam derby London di Stamford Bridge, Rabu dini hari WIB, pada laga yang menentukan nasib kedua tim di akhir musim Premier League 2025/2026.
Chelsea masih menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan, sedangkan Tottenham datang dengan tekanan besar karena belum aman dari ancaman degradasi.
Situasi tersebut membuat pertandingan diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal karena kedua tim sama-sama membutuhkan poin penting.
Bermain di depan pendukung sendiri menjadi keuntungan besar bagi Chelsea yang berusaha bangkit setelah kalah 0-1 dari Manchester City pada final Piala FA.
Baca Juga: Chelsea vs Tottenham: Belum Selamat dari Degradasi, De Zerbi Minta Pemain Jangan Terlena
Meski gagal meraih trofi, performa Chelsea dinilai tetap menjanjikan karena mampu memberi tekanan sepanjang pertandingan melawan City.
Pantau Kondisi Pemain
Pelatih sementara Chelsea, Calum McFarlane, kini menunggu kondisi terakhir sejumlah pemain sebelum menentukan skuad menghadapi Tottenham.
Bek Levi Colwill masih dipantau setelah baru kembali dari cedera ligamen lutut yang membuatnya absen selama sembilan bulan.
“Kami harus berhati-hati dengan Levi karena dia baru pulih dari cedera serius, tetapi dia menunjukkan mentalitas dan karakter yang luar biasa,” ujar McFarlane, dikutip dari laman resmi klub.
Baca Juga: Ditinggal Lewandowski, Barcelona Langsung Bidik Mesin Gol Chelsea Joao Pedro
Colwill tampil penuh dalam dua laga terakhir melawan Liverpool dan Manchester City, sesuatu yang dianggap menjadi dorongan besar bagi ruang ganti Chelsea.
Chelsea juga masih memantau kondisi Romeo Lavia yang mengalami benturan ringan menjelang final Piala FA.
Sementara itu, Benoit Badiashile dan Mamadou Sarr disebut dalam kondisi baik meski belum masuk skuad pada laga sebelumnya.
Baca Juga: Debut Xabi Alonso di Chelsea: Jalani Tur Asia hingga Tampil di Jakarta
Di sisi lain, Tottenham datang membawa tekanan mental besar karena hasil buruk dapat menyeret mereka semakin dekat ke zona degradasi.
Atmosfer panas derby London membuat laga ini bukan hanya soal gengsi, tetapi juga pertarungan menjaga harapan dan harga diri menjelang akhir musim. (*)