Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bournemouth vs Manchester City: Tamatlah Sudah Cerita Juara Premier League Jika Citizens Tersungkur

Efprizan • Selasa, 19 Mei 2026 | 10:35 WIB
 
Pep Guardiola membawa Manchester City menghadapi laga penentuan melawan Bournemouth. (Infografis AI/Pontianak Post)
Pep Guardiola membawa Manchester City menghadapi laga penentuan melawan Bournemouth. (Infografis AI/Pontianak Post)

PONTIANAK POST - Manchester City wajib mengalahkan Bournemouth di Vitality Stadium, Rabu dini hari WIB, demi menjaga peluang mempertahankan gelar Premier League musim 2025/2026.

Arsenal semakin dekat meraih gelar Premier League setelah menang tipis 1-0 atas Burnley di Stadion Emirates, Selasa dini hari WIB. Kemenangan tersebut membawa Arsenal memuncaki klasemen sementara dengan koleksi 82 poin dari 37 pertandingan.

Arsenal kini unggul lima poin atas Manchester City yang masih menyimpan satu pertandingan melawan Bournemouth. Situasi itu membuat pasukan Mikel Arteta berpeluang mengunci gelar juara lebih cepat apabila Manchester City gagal meraih kemenangan.

Baca Juga: Arsenal 1-0 Burnley: Jackson Kecewa Wasit, Arteta Dukung Bournemouth Kalahkan City

Jika City hanya bermain imbang atau kalah, Arsenal dipastikan tidak lagi bisa dikejar pada pekan terakhir musim. Namun, apabila Manchester City menang atas Bournemouth, perebutan gelar akan ditentukan hingga laga terakhir Premier League pada 24 Mei mendatang.

Arsenal dijadwalkan bertandang ke markas Crystal Palace, sementara Manchester City akan menjamu Aston Villa di Etihad Stadium.

Lupakan Pesta Juara Piala FA

Tekanan besar mengiringi City karena kompetisi kini memasuki pekan-pekan terakhir yang menentukan nasib musim mereka.

Meski baru menjuarai Piala FA usai mengalahkan Chelsea, Guardiola meminta pemain segera melupakan perayaan dan fokus penuh ke Premier League.

Baca Juga: Arsenal 1-0 Burnley: Havertz Selamat dari Kartu Merah, The Gunners Selangkah lagi Juara

“Ketika memasuki fase ini, pemain memang lelah, tetapi mereka tetap akan memberikan segalanya,” ujar Guardiola, dikutip dari laman resmi klub.

Ia menegaskan kekuatan mental menjadi faktor penting karena para pemain harus melewati jadwal padat hingga akhir musim.

Manchester City memang sedang berada dalam performa impresif setelah tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir di semua kompetisi.
 
Baca Juga: Here We Go! Fabrizio Romano Pastikan Guardiola Cerai dengan City: Manajemen Sudah Siapkan Video Perpisahan

Bournemouth Berburu Tiket Eropa

Namun, Bournemouth dipastikan bukan lawan mudah karena tampil konsisten dan masih memburu tiket kompetisi Eropa musim depan.

Tim asuhan Andoni Iraola juga hanya kalah dua kali di kandang sepanjang musim ini.

Guardiola menyebut Bournemouth sebagai tim agresif yang mampu memberi tekanan tinggi dan tidak membiarkan lawan bermain nyaman.

“Mereka menyerang cepat dan tidak memberi Anda ruang bernapas,” kata Guardiola.

Baca Juga: Manchester City Bersiap Kehilangan Guardiola Setelah Satu Dekade Penuh Trofi

Laga ini juga menjadi pertandingan kandang terakhir Iraola bersama Bournemouth setelah dipastikan meninggalkan klub pada akhir musim.

Guardiola memberi pujian besar kepada Iraola yang dinilai berhasil mengangkat level Bournemouth selama tiga tahun terakhir.

Di tengah tekanan perebutan gelar, pertandingan ini menjadi ujian mental sekaligus pembuktian daya tahan Manchester City dalam menjaga mimpi juara tetap hidup. (*)

Editor : Efprizan
#juara liga inggris #manchester city #arsenal #bournemouth #Premier League