PONTIANAK POST - Aston Villa menjuarai Liga Europa usai mengalahkan Freiburg 3-0 di Istanbul, Kamis (21/5) dini hari WIB, sekaligus membawa pelatih Unai Emery meraih gelar kelima di kompetisi tersebut.
Gol kemenangan Villa dicetak Youri Tielemans, Emiliano Buendía, dan Morgan Rogers dalam laga final yang berlangsung dominan sejak babak pertama.
Keberhasilan itu menegaskan status Emery sebagai pelatih tersukses di Liga Europa setelah sebelumnya membawa Sevilla FC juara tiga musim beruntun pada 2014-2016 dan mengantar Villarreal CF menjadi kampiun pada 2021.
Baca Juga: Sanksi Mata-Mata Southampton: Klub Resmi Ajukan Banding Melawan EFL
Sejajar dengan Legenda
Pelatih asal Spanyol itu kini sejajar dengan Giovanni Trapattoni, Carlo Ancelotti, dan José Mourinho sebagai pelatih dengan kemenangan terbanyak di final kompetisi Eropa.
“Saya selalu sangat bersyukur dengan kompetisi Eropa, terutama Liga Europa,” kata Emery seusai pertandingan, dikutip dari ESPN.
Ia menyebut Aston Villa tampil serius sepanjang turnamen dan mampu menjaga konsistensi hingga partai puncak.
Baca Juga: Hotel Piala Dunia 2026 Sepi: Kebijakan FIFA Disebut Bikin Permintaan Palsu
Transformasi Aston Villa
Kesuksesan ini menjadi puncak transformasi Aston Villa sejak Emery datang pada 2022 ketika klub berada di papan bawah Liga Inggris dan terancam degradasi.
Dalam dua musim terakhir, Emery membawa Villa kembali ke Liga Champions dan kini mempersembahkan trofi Eropa pertama sejak 1982.
Kapten tim John McGinn menyebut malam final di Istanbul sebagai momen paling membanggakan dalam kariernya.
“Dengan pelatih seperti dia, semuanya terasa mungkin,” ujar McGinn.
Baca Juga: Hotel Piala Dunia 2026 Sepi Peminat, AS Berpotensi Gagal Panen Cuan
Puji Ketenangan Emery
Striker Ollie Watkins juga memuji ketenangan Emery di laga final yang dinilai memberi kepercayaan diri kepada para pemain.
"Biasanya terkadang dalam pertandingan liga dia sedikit cemas karena jelas dia ingin kami menang, tetapi hari ini dia sangat tenang dan saya pikir itu memberi semangat bagi kami," kata Ollie Watkins.
Trofi Liga Europa ini menjadi gelar besar pertama Aston Villa sejak menjuarai Piala Liga Inggris pada 1996 dan mengakhiri penantian panjang suporter selama hampir tiga dekade. (*)
Editor : Efprizan