PONTIANAK POST -Pemain tim nasional Indonesia Nathan Tjoe-A-On membawa timnya Willem II Tilburg promosi ke Liga Belanda Eredivisie 2026/2027 setelah menang atas FC Volendam melalui adu penalti 5-4 pada leg kedua playoff promosi, Sabtu (23/5). Ini sekaligus mengakhiri musim Volendam yang hanya bertahan satu tahun di kasta tertinggi Liga Belanda.
Dikutip dari Voetbal International, Willem II datang dengan tekanan besar setelah kalah 1-2 pada leg pertama, tetapi tim asuhan John Stegeman langsung tampil agresif sejak awal pertandingan.
Gol pembuka tercipta pada menit kedelapan melalui Siegert Baartmans setelah menerima umpan Mounir El Allouchi, membuat suporter Willem II yang hadir di stadion dan ribuan pendukung di Tilburg bersorak merayakan harapan promosi.
Tak lama kemudian, Devin Haen sempat mencetak gol kedua, tetapi dianulir karena offside, sementara Volendam gagal bangkit dan terus berada di bawah tekanan.
Baca Juga: Guardiola Diprediksi Jadi Pelatih Timnas Inggris Usai Tinggalkan Manchester City
Kesalahan gelandang Gibson Yah dimanfaatkan Finn Stam untuk menggandakan keunggulan Willem II, sekaligus membuat agregat sementara berbalik menguntungkan tim tamu.
Yah juga mengalami cedera dalam proses tersebut dan harus digantikan Dave Kwakman pada menit ke-20.
Volendam Bangkit Jelang Turun Minum
Volendam mulai menemukan ritme permainan setelah tertinggal dua gol dan berhasil memperkecil keadaan menjelang babak pertama.
Bilal Ould-Chikh mengirim umpan matang kepada Yannick Leliendal yang langsung melepaskan tembakan keras untuk menyamakan agregat dua leg.
Baca Juga: Tiket Timnas Indonesia Vs Oman dan Mozambik Mulai Dijual Rp300 Ribu
Memasuki babak kedua, Volendam tampil lebih dominan dan terus menekan pertahanan Willem II.
Robert Mühren hampir mencetak gol penyeimbang, tetapi tendangannya hanya membentur tiang gawang.
Laga kemudian berlanjut ke babak tambahan waktu setelah skor agregat tetap imbang.
Baca Juga: John Herdman Prioritaskan Pemain Eropa di FIFA Match Day, AFF Andalkan Lokal
Gol Mühren Dianulir VAR
Momen emosional terjadi saat Robert Mühren, yang memainkan laga terakhir dalam karier profesionalnya, sempat mencetak gol pada babak tambahan.
Striker berusia 37 tahun itu menyambut umpan Aurelio Oehlers dan merayakannya dengan mata berkaca-kaca bersama pendukung Volendam.
Namun, kegembiraan itu sirna setelah VAR menganulir gol karena pelanggaran yang dilakukan Yannick Leliendal dalam proses serangan.
Keputusan tersebut menjadi pukulan besar bagi Volendam yang terus menekan hingga akhir perpanjangan waktu.
Baca Juga: Kekuatan Timnas Indonesia Bertambah, John Herdman Pantau Enam Pemain Keturunan
Cuaca panas membuat pemain Willem II terlihat kelelahan, tetapi mereka mampu memaksa pertandingan berlanjut ke adu penalti.
Didillon-Hödl Jadi Penentu Promosi
Pada babak adu penalti, Robert Mühren sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor pertama Volendam.
Namun, kegagalan Nordin Bukala menjadi titik balik yang menentukan nasib tuan rumah.
Baca Juga: Rashford Klarifikasi Sindiran ke Manchester United Usai Dipanggil Timnas Inggris ke Piala Dunia 2026
Seluruh penendang Willem II berhasil mencetak gol hingga akhirnya kiper Timon Didillon-Hödl menjadi penentu kemenangan sekaligus memastikan Willem II promosi kembali ke Eredivisie setelah hanya semusim bermain di divisi kedua Liga Belanda. (*)
Editor : Efprizan