Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

West Ham Degradasi Setelah 14 Musim Meski Bungkam Leeds Tiga Gol

Efprizan • Senin, 25 Mei 2026 | 00:39 WIB
West Ham dipastikan terdegradasi meski menang 3-0 atas Leeds United. (Dok.West Ham)
West Ham dipastikan terdegradasi meski menang 3-0 atas Leeds United. (Dok.West Ham)

PONTIANAK POST - West Ham United dipastikan terdegradasi dari Premier League setelah 14 musim bertahan di kasta tertinggi Liga Inggris meski menang 3-0 atas Leeds United pada laga terakhir musim ini, Minggu (24/5).

Kemenangan di London Stadium melalui gol Taty Castellanos, Jarrod Bowen, dan Callum Wilson tidak cukup menyelamatkan West Ham karena Tottenham Hotspur menang 1-0 atas Everton.

Hasil itu membuat West Ham harus turun ke Championship untuk pertama kalinya sejak musim 2011/2012 saat masih dilatih Sam Allardyce.

Baca Juga: Bruno Fernandes Pecahkan Rekor Assist Premier League Saat Manchester United Bungkam Brighton 3-0

Awal Buruk Jadi Penentu Nasib

Dikutip dari Sky Sports, musim buruk West Ham disebut bermula dari start yang tidak konsisten saat masih ditangani Graham Potter.

Performa tim sempat membaik setelah kedatangan Nuno Espirito Santo, namun kebangkitan itu datang terlambat untuk menghindari degradasi.

West Ham sebenarnya menutup musim dengan 39 poin, jumlah yang dalam rata-rata sembilan musim terakhir cukup untuk bertahan di Premier League.

Namun musim ini persaingan papan bawah berjalan lebih ketat sehingga poin tersebut tidak cukup menyelamatkan mereka.

Baca Juga: Manchester United Bangkit, Bruno Fernandes Raih Pemain Terbaik Liga Inggris

Sumber Sky Sports menyebut suasana stadion berubah tegang pada babak kedua ketika kabar keunggulan Tottenham mulai terdengar di tribun.

Suporter Luapkan Kekecewaan

Kekecewaan pendukung West Ham memuncak setelah peluang bertahan makin tipis.

Suporter beberapa kali melontarkan nyanyian protes kepada pemilik klub, David Sullivan, sebagai bentuk frustrasi terhadap perjalanan tim musim ini.

Di lapangan, Leeds sebenarnya tampil agresif sejak awal laga melalui peluang Lukas Nmecha dan Dominic Calvert-Lewin, tetapi gagal memaksimalkan kesempatan.

Baca Juga: Nathan Tjoe-A-On Bawa Willem II Promosi ke Eredivisie: Menang Adu Penalti atas Volendam

West Ham akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-67 saat Bowen mengirim sepak pojok yang disundul Castellanos menjadi gol.

Bowen kemudian mengakhiri paceklik gol dalam 13 pertandingan lewat penyelesaian tajam dari sudut sempit sebelum Wilson mencetak gol ketiga pada masa injury time.

Di tengah suasana muram tuan rumah, pendukung Leeds terdengar menyanyikan chant “Lincoln away ole ole” setelah peluit panjang berbunyi.

Baca Juga: Rombak Besar Skuad Real Madrid, Jose Mourinho Siap Coret Sepuluh Pemain: Siapa Saja Mereka?

Kemenangan West Ham menjadi sia-sia karena hasil pertandingan lain tidak berpihak kepada mereka.

West Ham kini harus memulai kembali perjuangan dari Championship setelah lebih dari satu dekade bertahan di Premier League. (*)

Editor : Efprizan
#liga inggris #degradasi #west ham #totteham hotspur #Premier League