PONTIANAK POST - Tokoh tinju Arab Saudi, Turki Alalshikh, dikabarkan tengah menjalani negosiasi lanjutan untuk menanamkan investasi di Derby County menjelang musim baru kompetisi Championship Inggris.
Laporan media Inggris menyebut pembicaraan antara Turki Alalshikh dan pemilik Derby County, David Clowes, sudah berlangsung secara detail dan kini tinggal menunggu persetujuan regulator sepak bola Inggris.
Menurut laporan The Telegraph, Derby County membutuhkan tambahan kekuatan finansial untuk meningkatkan daya saing tim setelah gagal mencapai zona play-off musim ini.
Klub berjuluk The Rams itu finis di posisi kedelapan Championship dan hanya terpaut empat poin dari tiket play-off promosi ke Premier League.
Baca Juga: Roy Keane Serang Bruno Fernandes Usai Pecahkan Rekor Assist Premier League
Derby County Cari Tambahan Kekuatan Finansial
David Clowes disebut membuka peluang melepas sebagian saham klub demi memperkuat fondasi finansial Derby County.
Meski demikian, Clowes dikabarkan tetap ingin mempertahankan posisinya sebagai ketua klub apabila kesepakatan investasi benar-benar terjadi.
Turki Alalshikh disebut akan membantu meningkatkan kapasitas belanja klub untuk memperkuat skuad musim depan.
Langkah tersebut menjadi penting bagi Derby County yang sedang berupaya kembali bersaing menuju Premier League setelah beberapa musim mengalami masalah finansial dan performa.
Baca Juga: Joe Gomez Berpeluang Tinggalkan Liverpool Setelah Satu Dekade di Anfield
Kehadiran investor baru juga dinilai bisa memberi harapan tambahan bagi suporter Derby County yang menanti kebangkitan klub.
Saat ini Derby County ditangani mantan pemain klub, John Eustace.
Menunggu Persetujuan Regulator Inggris
Sebelum kesepakatan disahkan, proses investasi masih harus melewati pemeriksaan dari Independent Football Regulator (IFR).
Lembaga yang dibentuk pada Juli 2025 itu bertugas menjaga keberlanjutan dan stabilitas sepak bola Inggris.
Baca Juga: Harvey Elliott Dinilai Masih Dibutuhkan Liverpool di Tengah Rencana Perombakan Skuad Arne Slot
Menurut laporan The Times, Turki Alalshikh juga harus memastikan sumber pendanaannya terpisah dari Public Investment Fund (PIF).
Hal itu dilakukan karena PIF saat ini sudah menjadi pemilik Newcastle United.
Jika syarat tersebut tidak terpenuhi, proses investasi berpotensi mengalami hambatan regulasi.
Baca Juga: Real Madrid Gelar Pemilu Presiden Pertama Setelah 20 Tahun Dominasi Perez
Sosok Turki Alalshikh
Turki Alalshikh juga seorang pejabat pemerintah, penasihat Istana Kerajaan Arab Saudi berpangkat menteri, sekaligus Ketua Dewan Direksi Otoritas Hiburan Umum (GEA) sejak tahun 2018.
Dikutip dari BBC, dia juga dikenal secara global sebagai sosok "dalang" dan promotor paling berpengaruh yang sukses mengubah peta dunia olahraga bela diri (khususnya tinju) dan hiburan internasional dengan membawa berbagai ajang raksasa ke Arab Saudi.
Turki Alalshikh sebelumnya juga pernah dikaitkan dengan investasi di Bristol City, tetapi kabar tersebut dibantah langsung olehnya.
Baca Juga: Mohamed Salah Menangis Tinggalkan Anfield dalam Laga Perpisahan Liverpool
Selain aktif di dunia tinju internasional, Alalshikh juga memiliki pengalaman mengelola klub sepak bola seperti Pyramids FC dan UD Almeria.
Aktivitas Turki Alalshikh yang mulai mengikuti sejumlah akun media sosial terkait Derby County semakin memperkuat spekulasi mengenai potensi investasi tersebut. (*)