PONTIANAK POST - Kiper Crystal Palace Dean Henderson menyebut kemenangan 1-0 atas Rayo Vallecano pada final UEFA Conference League di Leipzig, Jerman, Kamis (28/5) dini hari WIB, sebagai momen yang akan dikenangnya seumur hidup setelah klubnya meraih trofi Eropa pertama dalam sejarah.
Henderson menjadi salah satu kapten Crystal Palace yang berhasil mengangkat trofi mayor setelah tampil solid dan menjaga gawangnya tetap nirbobol sepanjang laga final.
Kiper asal Inggris itu baru dipercaya mengenakan ban kapten pada Januari lalu, tetapi langsung memimpin Palace melewati musim bersejarah dalam kampanye Eropa pertama klub.
“Para pemain ini luar biasa, mereka membuat saya kagum sepanjang musim,” kata Henderson kepada TNT Sports, dikutip dari laman resmi klub.
Baca Juga: Crystal Palace Juara Conference League, Glasner Tutup Era dengan Manis
“Ini pertandingan ke-60 kami musim ini dan mereka terus berjuang di setiap laga,” lanjutnya.
Henderson Soroti Mentalitas Tim
Henderson mengakui Crystal Palace sempat melewati masa sulit sepanjang musim, tetapi mampu menjawab tekanan di pertandingan besar.
“Kami mengalami masa-masa sulit musim ini, tetapi pada malam seperti ini para pemain tampil luar biasa,” ujarnya.
Ia menyebut keberhasilan itu terasa emosional karena perjuangan panjang tim akhirnya berbuah trofi Eropa.
“Ini kenangan yang akan bertahan seumur hidup, keluarga saya juga ada di sini dan saya hanya ingin menikmati semuanya,” katanya.
Meski tidak terlalu sibuk sepanjang pertandingan, Henderson tetap tampil tenang saat menghalau ancaman Rayo Vallecano dan mengatur lini pertahanan Palace.
Kemenangan tersebut juga memastikan Crystal Palace tampil di Liga Europa musim depan setelah sebelumnya sempat gagal mendapat tiket akibat aturan kepemilikan UEFA.
Baca Juga: Final UEFA Conference League Crystal Palace vs Rayo Vallecano: Laga terakhir Oliver Glasner
Perpisahan Manis untuk Oliver Glasner
Henderson menilai trofi Conference League menjadi penutup sempurna bagi pelatih Oliver Glasner yang memutuskan meninggalkan klub.
“Pelatih sangat luar biasa dan dia pantas mendapat perpisahan seperti ini,” ujar Henderson.
Menurut dia, Glasner berhasil mengubah mentalitas Crystal Palace hingga mampu bersaing di level Eropa dalam waktu singkat.
Di bawah Glasner, Palace meraih tiga gelar dalam 12 bulan terakhir, yakni Piala FA, Community Shield, dan UEFA Conference League.
Baca Juga: Manchester United dan Chelsea Bersaing Rebut Bek Sporting Maximiliano Araújo
Mantan kiper Manchester United ini juga menyebut kemenangan tersebut sebagai balasan atas kegagalan klub tampil di Liga Europa musim lalu.
“Kami mendapatkan kembali apa yang pantas kami raih musim lalu, ini seperti dongeng,” katanya.
Mateta: Kami Memberikan Segalanya
Penyerang Jean-Philippe Mateta yang mencetak gol kemenangan mengatakan seluruh pemain tampil habis-habisan demi membawa Palace menorehkan sejarah.
“Saya merasa luar biasa, kami berhasil melakukannya,” kata Mateta, dikutip dari sumber yang sama.
Baca Juga: Bruno Fernandes Ungkap Gagal Gabung Tottenham Sebelum Bersinar di Manchester United
“Ini pertama kalinya kami bermain di Eropa dan sekarang kami hanya ingin merayakannya,” lanjutnya.
Mateta mengaku para pemain sudah kelelahan setelah musim panjang, tetapi semangat juang menjadi pembeda di final.
“Kami memberikan segalanya dan itu alasan kami menang,” ujarnya. (*)
Editor : Efprizan