PONTIANAK POST - Paris Saint-Germain (PSG) lebih dijagokan menjuarai Liga Champions 2026 dibanding Arsenal berdasarkan simulasi superkomputer Opta menjelang final yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Sabtu waktu setempat.
Dalam prediksi terbaru Opta, PSG memiliki peluang kemenangan sebesar 56 persen, sementara Arsenal berada di angka 44 persen.
Laga final ini mempertemukan dua kekuatan berbeda di Eropa musim ini.
Baca Juga: Superkomputer Opta Jagokan PSG Juara Liga Champions Lawan Arsenal
PSG tampil sebagai tim dengan lini serang paling produktif, sedangkan Arsenal menjadi tim dengan pertahanan terbaik sepanjang kompetisi Liga Champions musim 2025/2026.
Menurut laporan Opta yang dirilis pada 28 Mei 2026, PSG memenangkan 43,5 persen simulasi pertandingan dalam waktu normal dari total 10 ribu simulasi yang dijalankan.
Arsenal hanya menang dalam 29,7 persen simulasi, sementara 26,8 persen pertandingan diprediksi berlanjut ke perpanjangan waktu atau adu penalti.
PSG juga memburu sejarah baru sebagai klub pertama selain Real Madrid yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions pada era modern kompetisi sejak 1992/1993.
Baca Juga: Lolos Liga Champions, Mason Mount Naik Gaji: Manchester United Sulit Melepasnya Musim Panas ini
Sementara itu, Arsenal berpeluang mencatatkan sejarah sebagai klub Inggris keempat yang mampu menjuarai Premier League dan Liga Champions pada musim yang sama setelah Liverpool, Manchester United, dan Manchester City.
PSG datang ke final dengan catatan impresif setelah mencetak 44 gol sepanjang turnamen.
Jumlah tersebut menjadi rekor gol terbanyak kedua dalam satu musim Liga Champions setelah Barcelona yang mencetak 45 gol pada musim 1999/2000.
Pemain sayap PSG, Khvicha Kvaratskhelia, menjadi sorotan utama karena mencatatkan 10 kontribusi gol di fase gugur Liga Champions musim ini.
Pemain asal Georgia itu mengemas tujuh gol dan tiga assist.
Di sisi lain, Arsenal tampil solid di lini belakang. Klub asal London itu hanya kebobolan enam gol dalam 14 pertandingan Liga Champions musim ini atau rata-rata 0,43 gol per laga.
Baca Juga: AC Milan Pecat Allegri dan Tiga Petinggi Usai Gagal ke Liga Champions, Zlatan Ibrahimovic Selamat
Kiper Arsenal, David Raya, juga mencatatkan sembilan clean sheet sepanjang kompetisi.
Catatan tersebut membuat Raya berpeluang mencetak rekor baru jika kembali tidak kebobolan di final.
Opta melaporkan, Arsenal adalah satu-satunya tim yang belum kebobolan dari open play di fase gugur Liga Champions musim ini.
PSG dan Arsenal sudah bertemu tujuh kali di seluruh kompetisi Eropa. Rekor pertemuan kedua tim sejauh ini seimbang dengan masing-masing meraih dua kemenangan dan tiga hasil imbang.
Baca Juga: Como Ukir Sejarah ke Liga Champions, Klub Emil Audero Resmi Terdegradasi
Namun PSG memenangi dua pertemuan terakhir kontra Arsenal pada semifinal Liga Champions musim 2024/2025. Saat itu PSG menang 1-0 di London dan 2-1 di Paris.
Pelatih PSG Luis Enrique diprediksi tetap mengandalkan trio Khvicha Kvaratskhelia, Désiré Doué, dan Bradley Barcola di lini depan.
Sementara Arsenal akan bertumpu pada Bukayo Saka, Viktor Gyokeres, dan Declan Rice.
Prediksi Susunan Pemain
PSG: Matvey Safonov, Achraf Hakimi, Willian Pacho, Marquinhos, Nuno Mendes, Vitinha, João Neves, Fabián Ruiz, Bradley Barcola, Désiré Doué, Khvicha Kvaratskhelia.
Pelatih: Luis Enrique
Baca Juga: Torino Gagalkan Juventus Rebut Tiket Liga Champions di Derby Panas Turin
Arsenal: David Raya, Cristhian Mosquera, William Saliba, Gabriel Magalhães, Riccardo Calafiori, Martín Zubimendi, Declan Rice, Martin Ødegaard, Bukayo Saka, Viktor Gyökeres, Leandro Trossard.
Pelatih: Mikel Arteta
Final Liga Champions musim ini juga menjadi panggung perebutan dominasi Eropa antara juara bertahan dan klub yang memburu trofi perdana mereka di kompetisi elite UEFA tersebut.(*)
Editor : Budi Miank