Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Jelang Final Liga Champions Arsenal vs PSG, Eberechi Eze Kirim Pesan Tegas

Efprizan • Jumat, 29 Mei 2026 | 15:53 WIB

 

Eberechi Eze optimistis Arsenal mampu mencetak sejarah di final Liga Champions melawan PSG. (Dok.Arsenal)
Eberechi Eze optimistis Arsenal mampu mencetak sejarah di final Liga Champions melawan PSG. (Dok.Arsenal)

PONTIANAK POST - Gelandang Arsenal Eberechi Eze menegaskan timnya tidak lagi terbebani kritik jelang final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain di Budapest, Sabtu (30/5), setelah sukses mengakhiri puasa gelar Premier League selama 22 tahun.

Dalam wawancara dengan Sky Sports, Eze menyebut Arsenal kini datang ke final Eropa dengan mental juara dan keyakinan besar untuk menciptakan sejarah baru bagi klub London Utara tersebut.

“Kami hanya sekelompok orang yang punya kesempatan memenangkan Liga Champions dan saya berdoa kami bisa melakukannya,” ujar Eze kepada Sky Sports, Jumat (29/5).

Baca Juga: Prediksi PSG vs Arsenal di Final Liga Champions: Skuad Arteta Gagal Cetak Sejarah, Les Parisiens Menang dengan Peluang 56 Persen

Arsenal Datang dengan Mental Juara

Kepercayaan diri Arsenal meningkat setelah memastikan gelar Premier League pertama dalam lebih dari dua dekade.

Kesuksesan itu mengubah pandangan terhadap Arsenal yang sebelumnya kerap disebut gagal di momen penting dalam perburuan gelar.

Eze menilai keberhasilan Arsenal menutup musim dengan trofi liga menjadi bukti tim mampu melewati tekanan dan kritik sepanjang musim.

“Pada akhirnya yang penting adalah siapa yang menang, bukan bagaimana caranya,” kata Eze.

Baca Juga: Superkomputer Opta Jagokan PSG Juara Liga Champions Lawan Arsenal

Ia juga menyebut kritik terhadap gaya bermain Arsenal tidak lagi relevan setelah tim asuhan Mikel Arteta berhasil menjadi juara Inggris.

Perjalanan Pribadi Eze Jadi Sorotan

Cerita Eze menjadi salah satu sisi emosional dalam perjalanan Arsenal musim ini.

Pemain berusia 27 tahun itu sempat dilepas Arsenal saat masih muda sebelum kembali ke London Utara dalam transfer senilai 60 juta poundsterling.

Perjalanan kariernya juga pernah diwarnai masa sulit di Crystal Palace sebelum akhirnya berkembang menjadi salah satu pemain penting Arsenal.

Baca Juga: Koeman Bongkar Strategi Inggris di Piala Dunia: Andalkan Bola Mati Seperti Arsenal

Eze bahkan pernah menulis di media sosial pada 2015 bahwa dirinya akan sukses suatu hari nanti dan banyak orang akan kembali melihat unggahan tersebut.

Kini, pernyataan itu menjadi kenyataan setelah ia membantu Arsenal mengangkat trofi Premier League.

Fokus Arsenal Kini Tertuju ke Budapest

Meski sudah meraih gelar liga, Arsenal masih memiliki peluang mencatat sejarah lebih besar dengan menjuarai Liga Champions untuk pertama kali.

Di final nanti, Arsenal akan menghadapi PSG yang juga datang dengan status juara bertahan Eropa di bawah pelatih Luis Enrique.

Baca Juga: Arsenal Pecahkan Enam Rekor Bersejarah Saat Juara Liga Inggris 2025/2026, Apa Saja?

PSG sebelumnya menjuarai Liga Champions musim lalu setelah menghancurkan Inter Milan 5-0 di final dan meraih treble winners.

Namun Eze menilai Arsenal memiliki energi dan kepercayaan diri yang cukup untuk menghadapi tekanan partai final.

“Final Liga Champions adalah impian masa kecil dan sekarang kami punya kesempatan mewujudkannya,” ujar Eze.

Bagi Arsenal, pertandingan di Budapest bukan sekadar perebutan trofi, tetapi juga kesempatan menghapus luka lama sejak kekalahan di final Liga Champions 2006.

Baca Juga: Final Liga Champions: Ferdinand Yakin Arsenal Bisa Jungkalkan PSG

Kini, setelah perjalanan panjang dari London Selatan hingga menjadi juara Inggris bersama Arsenal, Eze hanya tinggal selangkah lagi untuk menyempurnakan mimpinya di panggung terbesar sepak bola Eropa. (*)

Editor : Efprizan
#Mikel Arteta #final liga champions #Eberechi Eze #arsenal #psg