PONTIANAK POST - Final Liga Champions 2025/2026 mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5) malam pukul 23.00 WIB, dalam laga yang tak hanya memperebutkan trofi Eropa tetapi juga mempertemukan dua pelatih Spanyol paling berpengaruh musim ini, Luis Enrique dan Mikel Arteta.
Pertemuan PSG dan Arsenal menjadi panggung adu taktik antara dua pelatih yang memiliki akar sepak bola yang sama dari akademi dan lingkungan FC Barcelona.
Luis Enrique, yang kini menukangi PSG, akan menghadapi Arteta yang sukses membawa Arsenal kembali ke puncak sepak bola Inggris setelah penantian panjang selama 22 tahun.
Baca Juga: Final Liga Champions: Bonus Pemain PSG Jauh Lampaui Arsenal
Dari Barcelona ke Final Liga Champions
Mikel Arteta pernah berada dalam lingkaran sepak bola Barcelona bersama Pep Guardiola dan Luis Enrique sebelum dipinjamkan ke PSG pada 2001.
Kedekatan masa lalu itu membuat keduanya saling mengenal filosofi permainan masing-masing.
Kepada L'Equipe, Luis Enrique mengaku memiliki hubungan baik dengan Arteta.
"Saya sangat menyukai Mikel Arteta," ujar Enrique.
Baca Juga: Ousmane Dembele Bidik Sejarah Baru PSG di Final Liga Champions
Menurut Enrique, Arsenal merupakan tim yang memiliki identitas permainan yang jelas dan mampu menjalankan filosofi sepak bola modern secara konsisten.
"Kami percaya sepenuhnya pada gaya bermain kami dan apa yang bisa kami lakukan di final," tegas pelatih yang akrab disapa Lucho tersebut.
Di sisi lain, Arteta menilai Enrique sebagai sosok pelatih dengan keyakinan kuat terhadap proyek yang dibangunnya di PSG.
Dalam wawancaranya kepada UEFA, Arteta mengatakan bahwa kekuatan terbesar Enrique adalah kemampuannya mempertahankan keyakinan terhadap ide permainan yang diyakini.
Baca Juga: Jelang Final Liga Champions: Patrick Vieira Sebut Arsenal Satu-Satunya Tim yang Bisa Kalahkan PSG
Dominasi Pelatih Spanyol di Eropa
Final Liga Champions musim ini semakin menegaskan dominasi pelatih asal Spanyol di kompetisi Eropa.
Sebelumnya, Unai Emery sukses membawa Aston Villa meraih gelar Liga Europa.
Sementara itu, Inigo Perez mencatat sejarah dengan mengantar Rayo Vallecano mencapai final UEFA Conference League.
Keberhasilan para pelatih tersebut menunjukkan kuatnya pengaruh sekolah kepelatihan Spanyol dalam sepak bola Eropa modern.
Baca Juga: Jelang Final Liga Champions Arsenal vs PSG, Eberechi Eze Kirim Pesan Tegas
Menurut Emery dalam wawancaranya dengan L'Equipe, baik Enrique maupun Arteta layak tampil di partai puncak karena berhasil membangun tim yang kompetitif sepanjang musim.
"Lucho membuat PSG bermain secara kolektif, sementara Arsenal bersama Arteta sangat kompetitif musim ini," ujar Emery.
Musim Gemilang yang Mengubah Masa Depan Arteta
Selain memburu gelar Liga Champions pertama dalam karier kepelatihannya, Arteta juga berada di ambang perpanjangan kontrak bersama Arsenal.
Menurut laporan Evening Standard, manajemen Arsenal menjadikan pembaruan kontrak Arteta sebagai salah satu prioritas utama klub pada musim panas ini.
Baca Juga: Superkomputer Opta Jagokan PSG Juara Liga Champions Lawan Arsenal
Co-chairman Arsenal Josh Kroenke menyebut pihaknya ingin mempertahankan Arteta sebagai pemimpin proyek jangka panjang klub.
"Perpanjangan kontrak Arteta pada musim panas ini menjadi prioritas kami," kata Kroenke seperti dikutip Evening Standard.
Kepercayaan tersebut lahir dari keberhasilan Arteta mengembalikan Arsenal menjadi penantang utama di Inggris dan Eropa.
Baca Juga: PSG vs Arsenal: Kesempatan Kedua dan Faktor Keberuntungan di Final Liga Champions
Bagi para pendukung Arsenal, final di Budapest bukan sekadar kesempatan meraih trofi, melainkan simbol perjalanan panjang klub yang akhirnya kembali bersaing di level tertinggi Eropa.
Sementara bagi Luis Enrique, kemenangan akan memperkuat statusnya sebagai salah satu pelatih terbaik dunia setelah sukses membangun PSG menjadi tim yang lebih kolektif dan kompetitif.
Perkiraan Susunan Pemain
PARIS SAINT-GERMAIN (4-3-3): 39-Safonov (g); 33-Zaire-Emery, 5-Marquinhos (c), 51-Pacho, 25-Nuno Mendes; 87-Joao Neves, 17-Vitinha, 8-Fabian Ruiz; 14-Doue, 10-Dembele, 7-Kvaratskhelia
ARSENAL (4-2-3-1): 1-Raya (g); 3-Mosquera, 2-Saliba, 6-Gabriel, 33-Calafiori; 41-Rice, 49-Lewis-Skelly; 7-Saka, 8-Odegaard (c), 10-Eze; 14-Gyokeres
Wasit: Daniel Siebert (Jerman)
Stadion: Puskas Arena, Budapest
Siaran Langsung: SCTV/beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 23.00 WIB. (*)
Editor : Efprizan