PONTIANAK POST - Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti dengan skor 4-3 usai bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu dalam final yang digelar di Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5).
Kemenangan ini menjadikan PSG meraih trofi Liga Champions dua musim beruntun sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu tim terbaik di Eropa saat ini.
Arsenal sebenarnya tampil lebih dulu mengejutkan lewat gol Kai Havertz pada menit keenam.
Gol cepat tersebut membuat The Gunners sempat berada di jalur untuk meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Baca Juga: Koeman Bongkar Strategi Inggris di Piala Dunia: Andalkan Bola Mati Seperti Arsenal
Dembele Selamatkan PSG
PSG baru mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua melalui eksekusi penalti Ousmane Dembele.
Wasit menunjuk titik putih setelah Cristhian Mosquera melakukan pelanggaran terhadap Khvicha Kvaratskhelia di area terlarang.
Gol Dembele membuat pertandingan kembali seimbang dan berlangsung ketat hingga waktu normal berakhir.
Kedua tim gagal mencetak gol tambahan selama perpanjangan waktu sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Baca Juga: Arsenal Pecahkan Enam Rekor Bersejarah Saat Juara Liga Inggris 2025/2026, Apa Saja?
Dua Kegagalan Arsenal Jadi Penentu
Dalam drama adu penalti, PSG tampil lebih tenang dan efektif.
PSG sukses mencetak empat gol dari lima kesempatan yang mereka miliki.
Sebaliknya, Arsenal harus menerima kenyataan pahit setelah Gabriel Magalhaes dan Eberechi Eze gagal menjalankan tugas sebagai algojo.
Tendangan keduanya melenceng dari sasaran dan menjadi pembeda yang menentukan nasib pertandingan.
Kegagalan tersebut membuat Arsenal harus puas menjadi runner-up meski sempat unggul lebih dahulu.
Generasi Muda PSG Ukir Sejarah
Penyerang muda PSG, Désiré Doué, mengatakan timnya layak menjadi juara setelah melewati pertandingan yang sulit melawan Arsenal.
"Kami sangat bangga. Ini pertandingan yang bagus melawan tim yang sangat kuat. Kami harus menikmatinya bersama sebagai keluarga karena kami pantas mendapatkannya," kata Doué kepada TNT Sports.
Doué juga menunjukkan ambisi besar PSG yang masih diperkuat banyak pemain muda.
Baca Juga: Ousmane Dembele Bidik Sejarah Baru PSG di Final Liga Champions
"Kami harus tetap rendah hati. Ini luar biasa. Kami akan terus bekerja. Kami masih muda, lapar akan kesuksesan, dan punya ambisi besar," ujarnya.
Kemenangan ini memastikan PSG kembali mengangkat trofi Liga Champions dan menorehkan salah satu periode paling sukses dalam sejarah klub. (*)
Editor : Efprizan