Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Benarkah Iraola Sosok Tepat Pengganti Arne Slot di Liverpool?

Efprizan • Senin, 1 Juni 2026 | 10:59 WIB

 

Mantan bek Liverpool Jamie Carragher mengaku terkejut dengan keputusan klub memecat Arne Slot. (Dok.Liverpool/Diolah AI)
Mantan bek Liverpool Jamie Carragher mengaku terkejut dengan keputusan klub memecat Arne Slot. (Dok.Liverpool/Diolah AI)

PONTIANAK POST - Mantan bek Liverpool Jamie Carragher mengaku terkejut dengan keputusan klub memecat Arne Slot dan menyebut penunjukan Andoni Iraola sebagai pelatih baru berpotensi membawa risiko besar meski pelatih Bournemouth itu tampil impresif musim lalu.

Liverpool resmi berpisah dengan Slot setelah dua musim bekerja sama, meski pelatih asal Belanda tersebut sempat mempersembahkan gelar Liga Inggris pada 2025.

Keputusan itu memicu perdebatan karena Slot menjadi salah satu dari sedikit pelatih yang mampu membawa The Reds menjadi juara Premier League setelah era Jurgen Klopp.

Carragher Terkejut dengan Pemecatan Slot

Carragher menilai keputusan Liverpool cukup mendadak karena sebelumnya Slot masih terlihat aktif membahas rencana klub untuk musim depan.

Baca Juga: Marc Pubill Diburu Manchester United dan Liverpool, Atletico Madrid Pasang Harga Selangit

"Saya terkejut dengan keputusan ini dan saya rasa banyak orang di klub juga tidak menduganya," kata Carragher kepada Sky Sports.

Menurutnya, Liverpool sebenarnya berada di persimpangan sulit karena performa tim menurun musim lalu, tetapi Slot juga tidak sepenuhnya mendapat dukungan skuad yang ideal.

Carragher menilai sejumlah pemain gagal menunjukkan performa terbaik, sementara kebutuhan peremajaan tim belum sepenuhnya terpenuhi.

"Ada banyak pihak yang bisa disalahkan dalam situasi ini, bukan hanya pelatih," ujarnya.

Baca Juga: Arne Slot Buka Suara Setelah Dipecat Liverpool: Perjalanan Luar Biasa!

Kritik untuk Mohamed Salah

Carragher juga menyoroti sikap Mohamed Salah yang sebelumnya menginginkan Liverpool kembali memainkan sepak bola menyerang ala "heavy metal football" seperti era Klopp.

Dalam pernyataannya yang dikutip berbagai media Inggris, Salah berharap Liverpool kembali menjadi tim yang ditakuti lawan dan rutin memenangkan trofi.

Namun, Carragher menilai kritik terbuka terhadap pelatih tidak seharusnya dilakukan oleh pemain senior.

"Saya tidak menyukai hal itu," kata Carragher.

Baca Juga: Baru Dipecat Liverpool, Arne Slot Kini Jadi Incaran AC Milan

Ia menegaskan pemain tidak seharusnya menyampaikan kritik terhadap pelatih melalui media sosial atau ruang publik karena dapat memengaruhi stabilitas ruang ganti.

Menurut Carragher, situasi tersebut menunjukkan bahwa tantangan di internal Liverpool lebih kompleks daripada yang terlihat dari luar.

Iraola Jadi Kandidat Terdepan

Nama Andoni Iraola saat ini menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan Slot setelah sukses membawa Bournemouth finis di posisi keenam Premier League dan lolos ke Liga Europa musim lalu.

Mantan kapten Liverpool Steven Gerrard bahkan menilai Iraola memiliki karakter permainan yang cocok dengan identitas Liverpool.

Baca Juga: Liverpool Bidik Iraola, Pelatih dengan Gaya Mirip Jürgen Klopp

"Ia melakukan pekerjaan luar biasa di Bournemouth dan gaya bermainnya cocok untuk Liverpool," kata Gerrard kepada TNT Sports.

Selain Iraola, Liverpool juga disebut mempertimbangkan pelatih Stuttgart Sebastian Hoeness, pelatih Crystal Palace Oliver Glasner, dan pelatih Lens Pierre Sage.

Intensitas Tinggi Jadi Kekhawatiran

Meski mengakui kualitas Iraola, Carragher mengungkapkan kekhawatiran terbesar terhadap gaya bermain pelatih asal Spanyol tersebut.

Ia menilai pendekatan sepak bola berintensitas tinggi yang diterapkan Iraola belum tentu mudah dijalankan ketika Liverpool harus bermain di empat kompetisi sekaligus.

Baca Juga: Nico Schlotterbeck Jadi Target Liverpool Pengganti Ibrahima Konate, Bagaimana Statistiknya?

Musim depan The Reds akan tampil di Premier League, Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga Inggris.

"Dia melakukan pekerjaan luar biasa, tetapi pertanyaan besarnya adalah apakah intensitas seperti itu bisa dipertahankan ketika tim bermain setiap tiga hari," ujar Carragher.

Menurutnya, tantangan terbesar seorang pelatih Liverpool bukan hanya membuat tim agresif tanpa bola, tetapi juga mampu membongkar pertahanan lawan yang bermain bertahan.

Bagi para pendukung Liverpool, pergantian pelatih kali ini menjadi momen penting yang akan menentukan arah klub dalam beberapa tahun ke depan setelah era Klopp dan Slot. (*)

Editor : Efprizan
#jamie carragher #andoni iraola #arne slot dipecat #Premier League #liverpool