Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Mathew Baker Dipoles Kevin Diks Jelang Debut di Timnas Indonesia Senior

Efprizan • Selasa, 2 Juni 2026 | 08:24 WIB

 

Mathew Baker mengikuti latihan timnas senior Indonesia dengan pendampingan Kevin Diks di Jakarta. (IG, Diolah AI)
Mathew Baker mengikuti latihan timnas senior Indonesia dengan pendampingan Kevin Diks di Jakarta. (IG, Diolah AI)

PONTIANAK POST - Bek muda Mathew Baker mendapat kesempatan langka mempercepat perkembangan kariernya setelah dipanggil ke timnas senior Indonesia dan dibimbing langsung oleh Kevin Diks menjelang FIFA Match Day melawan Oman dan Mozambik di Jakarta.

Pelatih timnas Indonesia John Herdman mengatakan Kevin Diks ditunjuk sebagai mentor bagi Baker yang baru berusia 17 tahun selama menjalani pemusatan latihan bersama skuad senior.

"Kevin Diks menjadi mentornya pekan ini, sehingga dia bisa belajar dari pemain Bundesliga yang memiliki pengalaman internasional," kata Herdman kepada awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, seperti dikutip Antara.

Kesempatan Belajar dari Pemain Berpengalaman

Menurut Herdman, Diks merupakan sosok yang tepat untuk membimbing Baker karena keduanya bermain di posisi bertahan.

Baca Juga: Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas U19: Waspada Lawan Timor Leste U19

Pengalaman Diks bermain di Bundesliga bersama Borussia Moenchengladbach dinilai dapat menjadi referensi penting bagi Baker dalam memahami tuntutan sepak bola level tertinggi.

Pada musim pertamanya di Jerman, Diks tampil dalam 30 pertandingan dan mencetak lima gol, sekaligus membantu Borussia Moenchengladbach mengakhiri musim di peringkat ke-12 Bundesliga.

Herdman menilai kehadiran Baker di lingkungan timnas senior akan memberinya pengalaman berharga yang sulit diperoleh di level kelompok usia.

"Bagi Mathew, ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Ketika dia melihat intensitas latihan di sini, dia bisa membawa standar itu ke lingkungan tim muda dan menciptakan standar baru di sana," ujar Herdman.

Baca Juga: Rayhan Hannan Curi Perhatian John Herdman Jelang FIFA Matchday 2026

Program Percepatan Talenta Muda

Pemanggilan Baker ke timnas senior bukan sekadar menambah opsi pemain, melainkan bagian dari strategi percepatan perkembangan talenta muda yang diterapkan Herdman.

Pelatih asal Kanada itu menyebut pendekatan tersebut sebagai "acceleration strategy", yakni memberikan pengalaman internasional lebih awal kepada pemain potensial.

Menurut dia, semakin cepat pemain muda merasakan atmosfer tim nasional senior, semakin besar peluang mereka berkembang dan mencapai level yang lebih tinggi.

"Tugas pertamanya adalah mencapai standar yang ada di sini. Dia tidak terlihat canggung. Awalnya bagus, sikapnya luar biasa. Namun dia masih muda dan masih memiliki perjalanan yang panjang," kata Herdman.

Baca Juga: John Herdman Ungkap Alasan Undang Mitchell Baker dan Luke Vickery ke TC Timnas Indonesia

Belajar dari Kisah Sukses Kanada

Herdman mencontohkan keberhasilan pendekatan serupa saat menangani timnas Kanada.

Ia pernah memberikan kesempatan debut kepada Jonathan David dan Liam Millar ketika keduanya masih berusia 18 tahun.

Jonathan David kemudian berkembang menjadi salah satu penyerang terbaik Kanada dengan pengalaman meraih gelar Liga Prancis bersama Lille sebelum berkarier di Juventus.

Sementara Liam Millar juga mampu menembus level profesional yang lebih tinggi setelah mendapat pengalaman internasional sejak usia muda.

Baca Juga: Mathew Baker Masuk, Ini 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday

"Saya pernah menyebut Jonathan David dan Liam Millar di Kanada. Mereka adalah pemain muda akademi yang diberi kesempatan di tim nasional, lalu berkembang hingga bermain di klub-klub besar dan momen-momen besar," ujar Herdman.

Bagi Baker, pemanggilan ke timnas senior bukan hanya kesempatan belajar dari pemain berpengalaman, tetapi juga awal perjalanan panjang untuk membuktikan dirinya layak menjadi bagian masa depan sepak bola Indonesia. (*)

Editor : Efprizan
#Mathew Baker #timnas senior indonesia #John Herdman #Kevin Diks #FIFA Match Day