Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Indonesia Hajar Oman 3-0, Kutukan 38 Tahun Berakhir

Aristono Edi Kiswantoro • Jumat, 5 Juni 2026 | 22:06 WIB
RAYAKAN GOL: Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny merayakan gol saat menghadapi Oman pada laga FIFA Matchday Garuda Championship Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6) malam. Gol pada menit ke-27 memanfaatkan umpan Beckham Putra Nugraha membawa Indonesia unggul 2-0. Garuda menang 3-0 dalam, setelah 38 tahun tak pernah menang sekalipun melawan Oman. (ADITYA PRADANA PUTRA/ANTARA FOTO)
RAYAKAN GOL: Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny merayakan gol saat menghadapi Oman pada laga FIFA Matchday Garuda Championship Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6) malam. Gol pada menit ke-27 memanfaatkan umpan Beckham Putra Nugraha membawa Indonesia unggul 2-0. Garuda menang 3-0 dalam, setelah 38 tahun tak pernah menang sekalipun melawan Oman. (ADITYA PRADANA PUTRA/ANTARA FOTO)

PONTIANAK POST – Timnas Indonesia sukses menorehkan kemenangan bersejarah usai mengalahkan Oman dengan skor telak 3-0 dalam laga FIFA Matchday Garuda Championship Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam. Hasil ini sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 38 tahun tanpa kemenangan atas Oman.

Di hadapan puluhan ribu suporter yang memadati SUGBK, skuad asuhan John Herdman tampil disiplin, efektif, dan mampu memanfaatkan peluang dengan baik. Tiga gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen.

Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia yang sedang berupaya meningkatkan posisi di ranking FIFA sekaligus membangun kepercayaan diri menghadapi agenda internasional berikutnya.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Indonesia mengambil inisiatif permainan melalui penguasaan bola dan tekanan tinggi ke pertahanan Oman.

Peluang pertama lahir pada menit keenam. Nathan Tjoe-A-On menyambut umpan lambung Rizky Ridho dengan sundulan terarah. Namun, bola masih mampu diblok pemain belakang Oman.

Kerja keras Garuda akhirnya berbuah pada menit ke-13. Berawal dari tendangan bebas Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner berhasil memenangkan duel udara dan menanduk bola ke dalam gawang Oman.

Gol tersebut membuat atmosfer SUGBK bergemuruh. Puluhan ribu pendukung yang memenuhi stadion menyambut keunggulan Indonesia dengan sorak-sorai panjang.

Indonesia tidak mengendurkan serangan setelah unggul satu gol.

Pada menit ke-27, Beckham Putra Nugraha mengirimkan umpan matang ke kotak penalti. Ole Romeny yang berdiri bebas berhasil menyontek bola dan mengubah skor menjadi 2-0.

Gol kedua semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain Indonesia. Sebaliknya, Oman mulai kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan yang konsisten dari lini tengah Garuda.

Oman memperoleh kesempatan emas untuk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-37 setelah wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran Justin Hubner terhadap Amjad Abdullah.

Sultan Alrushadi maju sebagai eksekutor penalti.

Namun, Emil Audero menunjukkan kualitasnya sebagai penjaga gawang utama Indonesia. Ia berhasil membaca arah tendangan dan menggagalkan peluang Oman mencetak gol.

Penyelamatan tersebut menjadi salah satu momen krusial yang menjaga momentum pertandingan tetap berada di pihak Indonesia.

Memasuki babak kedua, Oman mencoba tampil lebih agresif. Namun pertahanan Indonesia yang dikomandoi Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Justin Hubner tetap mampu meredam serangan lawan.

Indonesia justru kembali memperlebar keunggulan pada menit ke-55.

Ivar Jenner mengirimkan umpan terukur kepada Ragnar Oratmangoen di dalam kotak penalti. Sepakan pertama Ragnar sempat ditepis kiper Oman, tetapi bola muntah berhasil disambar kembali menjadi gol.

Gol tersebut memastikan Indonesia unggul 3-0 dan semakin sulit dikejar tim tamu.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Indonesia menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan atas tim yang memiliki ranking FIFA jauh lebih tinggi.

Bagi publik sepak bola Indonesia, kemenangan ini memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan persahabatan internasional.

Sebelum laga ini, Indonesia tercatat tidak pernah menang atas Oman sejak 1988. Selama hampir empat dekade, Oman menjadi salah satu lawan yang sulit ditaklukkan oleh skuad Garuda.

Malam di SUGBK menjadi saksi berakhirnya catatan tersebut.

Kemenangan ini juga membuka peluang Indonesia mendapatkan tambahan poin penting dalam ranking FIFA karena berhasil mengalahkan tim yang berada jauh di atas mereka dalam peringkat dunia. (ars)

Pencetak Gol:

 

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Indonesia 3-0 Oman #Ragnar Oratmangoen #ole romeny #Justin Hubner #emil audero