PONTIANAK POST - Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan apresiasi kepada pelatih Timnas Indonesia John Herdman yang berani menurunkan sejumlah pemain muda saat Garuda mengalahkan Oman 3-0 dalam FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6).
Keputusan memainkan talenta muda dalam pertandingan internasional dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga regenerasi skuad nasional di tengah upaya meningkatkan daya saing Indonesia di level dunia.
"Saya terus terang respek kepada Coach John yang berani memberikan kesempatan kepada pemain muda yang sebelumnya Dony Tri Pamungkas, sekarang Mathew Baker juga dimainkan," kata Erick Thohir kepada awak media usai pertandingan, seperti dikutip ANTARA.
Kemenangan atas Oman sekaligus mengakhiri penantian 38 tahun Indonesia untuk kembali mengalahkan tim asal Timur Tengah tersebut sejak King's Cup 1988.
Baca Juga: Mathew Baker Cetak Sejarah, Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia
Tiga Pemain Muda Diberi Kesempatan
Pada laga melawan Oman, Herdman memasukkan tiga pemain muda dari bangku cadangan, yakni Dony Tri Pamungkas (21 tahun), Mathew Baker (17 tahun), dan Mauro Zijlstra (21 tahun).
Dari ketiga nama tersebut, Baker menjadi sorotan setelah mencatat rekor sebagai pemain termuda yang tampil bersama Timnas Indonesia senior.
Pemain yang kini membela klub Australia, Melbourne City, menjalani debut pada usia 17 tahun 23 hari.
Kepercayaan yang diberikan dalam laga internasional dinilai menjadi bukti bahwa pemain muda memiliki jalur yang terbuka menuju tim nasional senior.
Baca Juga: Emil Audero Jadi Kunci, Indonesia Akhiri Penantian 38 Tahun atas Oman
Regenerasi Jadi Kunci Masa Depan Timnas
Erick menilai keberanian memainkan pemain muda menunjukkan komitmen Herdman dalam membangun fondasi jangka panjang Timnas Indonesia.
Menurut dia, perpaduan pemain senior dan pemain muda sangat penting untuk menjaga keseimbangan tim sekaligus memastikan regenerasi berjalan berkelanjutan.
Menit bermain di level internasional juga diyakini mampu mempercepat perkembangan pemain muda dari sisi pengalaman, mental bertanding, dan kemampuan mengambil keputusan di lapangan.
Langkah tersebut dinilai menjadi investasi penting bagi masa depan sepak bola Indonesia yang sedang berupaya membangun tim kompetitif untuk jangka panjang.
Baca Juga: Indonesia Hajar Oman 3-0, Kutukan 38 Tahun Berakhir
Harap Lebih Banyak Talenta Muda Muncul
Erick berharap kesempatan yang diberikan kepada Baker, Dony, dan Mauro menjadi awal bagi lahirnya lebih banyak pemain muda di tim senior.
"Mudah-mudahan regenerasi pemain terus berlanjut dari U-19 bahkan dari yang lebih muda ke pemain senior," ujar Erick.
Ia juga berharap Timnas Indonesia mampu mempertahankan tren positif saat menghadapi Mozambik pada laga FIFA Match Day berikutnya, Selasa (9/6).
Kemenangan pada pertandingan tersebut berpotensi mendongkrak posisi Indonesia yang saat ini berada di peringkat ke-122 dunia.
Bagi pemain muda, kesempatan tampil bersama tim senior bukan sekadar menit bermain, tetapi juga peluang membuktikan bahwa masa depan Timnas Indonesia sedang dipersiapkan dari sekarang. (*)
Editor : Efprizan