PONTIANAK POST - Tim nasional Argentina memastikan diri datang ke Piala Dunia 2026 sebagai salah satu favorit utama setelah menjuarai edisi sebelumnya dan tampil dominan sepanjang kualifikasi Amerika Selatan.
Namun di tengah keberadaan Lionel Messi yang masih menjadi andalan, Albiceleste mulai dihadapkan pada kebutuhan membangun generasi penerus untuk menjaga kejayaan mereka.
Sang kapten yang akan menjalani Piala Dunia keenamnya tidak lagi berada pada performa puncak seperti beberapa tahun lalu, sementara pemain-pemain generasi baru mulai dipersiapkan untuk mengambil peran lebih besar di tim nasional.
Menurut laporan BBC Sport, Argentina tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara berkat kedalaman skuad yang dimiliki.
Selain Messi, tim berjuluk Albiceleste masih mengandalkan ketajaman Julian Alvarez dan Lautaro Martinez di lini depan serta kreativitas Enzo Fernandez di lini tengah.
Namun, sejumlah kelemahan juga menjadi perhatian. Cedera yang kerap dialami bek tengah Cristian Romero menimbulkan ketidakpastian di sektor pertahanan.
Selain itu, performa bek kiri Nicolas Tagliafico yang menurun pada akhir musim bersama klubnya turut menjadi sorotan.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Hanya Sekali Kalah dalam 16 Laga, Skuad Uzbekistan Siap Curi Perhatian
Pelatih Lionel Scaloni mengakui Argentina sedang berada di fase penting. Setelah meraih gelar Piala Dunia 2022 dan dua trofi Copa America secara beruntun, Argentina kini harus mulai mempersiapkan masa depan tanpa ketergantungan penuh kepada Messi.
Persiapan Argentina menuju turnamen juga sempat menuai kritik karena memilih laga uji coba melawan tim-tim yang berada jauh di bawah mereka dalam ranking FIFA.
Di luar lapangan, Federasi Sepak Bola Argentina juga disebut tengah menghadapi persoalan terkait dugaan penyalahgunaan dana yang berasal dari tahun 2023.
Meski demikian, Argentina tampil meyakinkan sepanjang fase kualifikasi dengan finis sembilan poin di atas pesaing terdekatnya.
Rekor tersebut mempertegas status mereka sebagai salah satu favorit utama untuk mempertahankan trofi yang diraih di Qatar.(*)
Editor : Budi Miank