PONTIANAK POST - Meski hanya menempati peringkat keenam dunia FIFA menjelang Piala Dunia 2026, posisi terendah sejak sistem ranking FIFA diperkenalkan pada 1992, Brasil tetap masuk jajaran favorit juara.
Keyakinan itu dibangun oleh Carlo Ancelotti yang dipercaya membawa Selecao kembali ke puncak sepak bola dunia bersama Vinicius Junior, Neymar, dan Casemiro.
"Saya memiliki skuad yang sangat berbakat. Saya yakin kami akan menjalani Piala Dunia yang hebat," ujar Ancelotti, pelatih Timnas Brasil, seperti dikutip dari BBC Sport.
Brasil lolos ke putaran final setelah finis di posisi kelima kualifikasi zona Amerika Selatan.
Catatan tersebut jauh dari dominasi tradisional mereka, dengan enam kekalahan selama fase kualifikasi. Situasi itu memunculkan kritik terhadap keseimbangan skuad, terutama di sektor lini tengah yang dinilai kurang memiliki kedalaman.
Di sektor serang, Brasil tetap menjadi salah satu tim paling menakutkan. Vinicius Junior datang setelah mencetak lebih dari 20 gol dalam lima musim beruntun bersama klubnya, sementara Neymar tetap masuk skuad meski sempat diganggu cedera.
Ancelotti juga masih menaruh kepercayaan besar kepada Casemiro sebagai jangkar permainan tim.
Menurut BBC Sport, tantangan terbesar Brasil adalah memutus tren buruk saat menghadapi tim-tim Eropa di Piala Dunia.
Dalam lima edisi terakhir, Selecao selalu tersingkir oleh wakil Benua Biru, termasuk kekalahan telak 1-7 dari Jerman pada semifinal 2014.
Brasil terakhir kali menjadi juara dunia pada 2002 setelah mengalahkan Jerman 2-0 di final. (*)
Editor : Budi Miank