Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Piala Dunia 2026: Juara Euro 2024 Datang Mengancam, Spanyol Kini Berburu Mahkota yang Lebih Besar

Budi Miank • Minggu, 7 Juni 2026 | 10:14 WIB
Para pemain Spanyol menggelar latihan jelang tampil di Piala Dunia 2026.(INSTAGRAM/@sefutbol)
Para pemain Spanyol menggelar latihan jelang tampil di Piala Dunia 2026.(INSTAGRAM/@sefutbol)

PONTIANAK POST - Setelah tampil dominan saat menjuarai UEFA Euro 2024, Spanyol kini mengalihkan fokus ke Piala Dunia 2026 dengan target merebut gelar dunia kedua dalam sejarah. 

Namun, skuad bertabur talenta muda yang dibangun Luis de la Fuente harus menghadapi tantangan besar berupa tekanan status favorit dan hambatan sejarah yang jarang berhasil ditembus juara Eropa.

Prestasi tersebut membuat La Roja masuk dalam daftar unggulan utama menuju Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Ranking FIFA Terendah Tak Goyahkan Brasil, Ancelotti Tetap Bidik Trofi Keenam Selecao

Meski demikian, data historis menunjukkan jalan Spanyol tidak akan mudah. 

Menurut laporan BBC Sport, hanya dua tim dalam sejarah yang mampu menjuarai Piala Eropa dan Piala Dunia secara beruntun, yakni Jerman Barat pada 1972 dan 1974 serta Spanyol pada 2008 dan 2010.

Bahkan sejak Piala Dunia 1990, hanya dua juara Eropa yang mampu memenangkan lebih dari satu pertandingan di putaran final Piala Dunia berikutnya. 

Fakta tersebut menjadi pengingat bahwa status favorit tidak selalu berbanding lurus dengan hasil di lapangan.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Prancis Kejar Sejarah Tiga Final Beruntun, Deschamps Incar Akhir Dongeng yang Sempurna

Skuad Spanyol saat ini juga memiliki karakter berbeda dibanding generasi emas yang menjuarai Piala Dunia 2010. 

Kala itu, hampir seluruh pemain inti berasal dari Barcelona dan Real Madrid. Sementara tim yang menjuarai Euro 2024 diperkuat pemain dari 10 klub berbeda.

Menariknya, untuk pertama kalinya dalam sejarah, Spanyol tampil di Piala Dunia tanpa satu pun pemain Real Madrid dalam skuad utama. 

Pelatih Luis de la Fuente menegaskan bahwa pemilihan pemain tidak didasarkan pada asal klub.

"Saya tidak melihat dari mana pemain berasal. Yang terpenting adalah apakah mereka berguna bagi tim," kata De la Fuente.

Meski tampil konsisten dalam dua tahun terakhir, Spanyol juga memiliki catatan yang perlu diperbaiki. 

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Ronaldo Menuju Perpisahan, Portugal Bertekad Ukir Sejarah demi Mengenang Diogo Jota

Sejak menjuarai Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, La Roja belum pernah lagi memenangi pertandingan fase gugur di turnamen tersebut.

Dalam tiga edisi terakhir Piala Dunia, Spanyol hanya meraih tiga kemenangan dari total 11 pertandingan yang dijalani. 

Statistik itu menjadi pekerjaan rumah besar bagi De la Fuente untuk membuktikan bahwa generasi sekarang mampu mengakhiri penantian panjang di panggung dunia.(*)

Editor : Budi Miank
#Luis de la Fuente #Euro 2024 #piala dunia 2026 #spanyol #timnas spanyol