PONTIANAK POST - Timnas Arab Saudi akan memulai kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Uruguay pada 15 Juni di Amerika Utara, membawa kombinasi pelatih baru dan skuad berpengalaman dalam upaya melangkah jauh di turnamen.
Federasi sepak bola setempat menunjuk Georgios Donis sebagai pelatih kepala hanya 59 hari sebelum kompetisi dimulai untuk menggantikan Herve Renard.
Pergantian pelatih dilakukan setelah Arab Saudi menelan kekalahan 0-4 dari Mesir pada Maret lalu, hasil yang mendorong federasi melakukan perubahan di kursi kepelatihan menjelang ajang sepak bola terbesar dunia.
Baca Juga: Harry Kane Sesumbar, Anggap Cuaca Panas Tak Jadi Ancaman bagi Inggris di Piala Dunia 2026
Waktu persiapan yang terbatas menjadi tantangan utama bagi Donis dalam membangun stabilitas permainan tim.
Arab Saudi lolos ke putaran final sebagai salah satu wakil Asia setelah melewati babak kualifikasi dengan hasil imbang tanpa gol melawan Irak.
Donis, yang sebelumnya melatih klub Liga Pro Saudi Al Khaleej, membawa pendekatan lebih ofensif.
Pada laga debutnya melawan Ekuador akhir Mei lalu, Arab Saudi memang kalah 1-2, namun mencatatkan lebih banyak tembakan, penguasaan bola, dan umpan progresif dibanding lawannya.
Baca Juga: Harry Kane Sesumbar, Anggap Cuaca Panas Tak Jadi Ancaman bagi Inggris di Piala Dunia 2026
Laporan BBC Sport menyebut Donis optimistis timnya mampu bersaing meski hanya memiliki satu pemain yang berkarier di luar negeri, yakni bek kanan Lens, Saud Abdulhamid.
Kapten sekaligus bintang utama Arab Saudi, Salem Al Dawsari, tetap menjadi andalan setelah mencetak gol kemenangan bersejarah ke gawang Argentina empat tahun lalu.
Namun perhatian juga tertuju kepada gelandang kreatif berusia 22 tahun Musab Al Juwayr, yang menjadi pemberi assist terbanyak Arab Saudi selama kualifikasi.
"Kami ingin menunjukkan potensi yang dimiliki tim ini dan membawa identitas baru dalam permainan," kata Georgios Donis setelah ditunjuk sebagai pelatih tim nasional.(*)
Editor : Budi Miank