PONTIANAK POST – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono akan menerbitkan surat edaran terkait kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) selama berlangsungnya Piala Dunia 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal meski sejumlah pertandingan digelar pada jam kerja di Indonesia.
Menurut Edi, perbedaan zona waktu antara Indonesia dan Amerika Utara sebagai tuan rumah Piala Dunia membuat banyak pertandingan disiarkan langsung pada pagi hingga siang hari waktu Indonesia.
“Pelaksanaan Piala Dunia dimainkan di Amerika. Artinya, banyak siaran langsung pertandingan sepak bola yang dimainkan di pagi hari. Terutama jam-jam kerja ASN,” ujar Edi kepada wartawan Pontianak Post, Senin (8/6/2026).
Imbauan tersebut menyasar ribuan aparatur yang setiap hari melayani masyarakat. Data Pemerintah Kota Pontianak menunjukkan terdapat 6.265 ASN aktif di lingkungan Pemkot Pontianak per April 2026. Sebelumnya, pemerintah kota juga telah menambah 927 ASN baru, terdiri atas 338 CPNS dan 589 PPPK, guna memperkuat pelayanan publik di berbagai sektor.
Jadwal Piala Dunia 2026 Beririsan dengan Jam Kerja
Kekhawatiran Wali Kota bukan tanpa alasan. Berdasarkan jadwal Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, pertandingan akan tayang di Indonesia pada rentang waktu yang cukup luas akibat selisih waktu sekitar 11 hingga 15 jam.
Pada fase grup, pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga 11.00 WIB. Artinya, sejumlah pertandingan akan berlangsung pada pagi hingga menjelang siang hari yang bertepatan dengan jam pelayanan pemerintahan.
Memasuki babak gugur, pertandingan memang lebih banyak digelar dini hari. Namun sebagian laga masih berpotensi memengaruhi jam istirahat pegawai.
Babak 32 besar berlangsung antara pukul 00.00 WIB hingga 08.30 WIB. Babak 16 besar digelar pukul 23.00 WIB hingga 07.00 WIB. Sementara perempat final berlangsung mulai pukul 02.00 WIB hingga 08.00 WIB, sedangkan semifinal dan final dijadwalkan tayang pukul 02.00 WIB.
ASN Diminta Utamakan Pelayanan Masyarakat
Edi mengakui antusiasme terhadap Piala Dunia sangat tinggi, termasuk di kalangan ASN dan PPPK Pemerintah Kota Pontianak. Namun ia menegaskan pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.
Karena itu, surat edaran akan diterbitkan sebagai pengingat agar seluruh aparatur tetap menjaga profesionalisme selama turnamen berlangsung.
Bagi ASN yang ingin mengikuti pertandingan, Edi menyarankan memanfaatkan siaran ulang atau tayangan tunda apabila laga berlangsung pada jam pelayanan.
“Bagi ASN khususnya bidang pelayanan masyarakat, fokuslah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kalau ada pertandingan pagi hari, bisa melihat siaran tunda,” tegasnya.
Langkah tersebut dinilai penting agar pelayanan administrasi, kesehatan, pendidikan, perizinan, dan layanan publik lainnya tetap berjalan tanpa gangguan selama pesta sepak bola terbesar di dunia berlangsung.
Momentum Ekonomi bagi Pelaku UMKM
Di balik potensi gangguan produktivitas, Edi melihat Piala Dunia juga membawa peluang ekonomi yang besar bagi masyarakat.
Menurutnya, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat memanfaatkan euforia turnamen untuk meningkatkan omzet melalui berbagai produk dan layanan bertema sepak bola.
“Momentum Piala Dunia hendaknya dapat diambil untuk mendapatkan cuan sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
Peluang tersebut terbuka melalui penjualan jersey tim nasional, atribut sepak bola, pernak-pernik Piala Dunia, hingga penyelenggaraan kegiatan nonton bareng di kafe, warung kopi, maupun pusat kuliner di Kota Pontianak.
Jika dikemas secara kreatif, Edi optimistis perputaran ekonomi lokal dapat meningkat selama turnamen berlangsung.
Jagokan Spanyol, Harap Muncul Juara Dunia Baru
Saat ditanya mengenai tim favoritnya pada Piala Dunia 2026, Edi menjagokan Spanyol sebagai kandidat juara.
Selain Spanyol, ia juga menilai Argentina dan Portugal memiliki peluang besar untuk melangkah jauh. Namun menurutnya, turnamen yang berlangsung di Benua Amerika sering menghadirkan kejutan, termasuk peluang bagi negara-negara dari kawasan tersebut untuk tampil sebagai juara.
Meski demikian, Edi berharap Piala Dunia 2026 dapat melahirkan juara baru sehingga tercipta sejarah baru dalam kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia.
“Biasanya kalau Piala Dunia dilaksanakan di Benua Amerika, kadang yang menjadi juara bisa dari perwakilan Benua Amerika. Bisa saja Argentina atau Brasil. Tetapi saya berharap ada juara dunia baru,” katanya. (iza)
Jadwal Tayang Piala Dunia 2026 di Indonesia
| Tahapan | Jam Tayang WIB |
|---|---|
| Babak Grup | 23.00 WIB – 11.00 WIB |
| Babak 32 Besar | 00.00 WIB – 08.30 WIB |
| Babak 16 Besar | 23.00 WIB – 07.00 WIB |
| Perempat Final | 02.00 WIB – 08.00 WIB |
| Semifinal | 02.00 WIB |
| Final | 02.00 WIB |
| Selisih Waktu | Amerika Utara lebih lambat 11–15 jam dari Indonesia |
Tabel Informasi Penting
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Kebijakan | Surat Edaran Disiplin ASN dan PPPK |
| Penerbit | Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono |
| Tujuan | Menjaga pelayanan publik selama Piala Dunia |
| Jumlah ASN Aktif | 6.265 orang |
| ASN Baru 2025 | 338 CPNS dan 589 PPPK |
| Alasan Edaran | Banyak pertandingan berlangsung saat jam kerja |
| Imbauan | Utamakan pelayanan, tonton siaran tunda |
| Peluang Ekonomi | Nonton bareng, jersey, atribut sepak bola, UMKM |
| Tim Favorit Wali Kota Pontianak | Spanyol, Argentina, Portugal |
Editor : Aristono Edi Kiswantoro