PONTIANAK POST - Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang menggelar tiga upacara pembukaan di tiga negara tuan rumah berbeda, yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat, sebelum masing-masing tim memainkan laga perdana mereka.
Keputusan tersebut menandai format baru dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar dunia yang selama ini hanya memiliki satu seremoni pembukaan.
Meksiko Jadi Pembuka Rangkaian
Upacara pertama dijadwalkan berlangsung di Mexico City pada 12 Juni sebelum pertandingan pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan.
Sejumlah musisi ternama akan meramaikan acara tersebut, di antaranya J. Balvin, Mana, Alejandro Fernandez, Belinda, Lila Downs, Tyla, dan Los Angeles Azules.
Baca Juga: Portugal di Piala Dunia 2026: Luka yang Belum Sembuh dan Laga Terakhir Cristiano Ronaldo
Penyelenggaraan seremoni di Meksiko menjadi simbol dimulainya pesta sepak bola yang akan berlangsung di tiga negara Amerika Utara.
Kanada dan Amerika Serikat Menyusul
Sehari kemudian, Kanada menggelar upacara pembukaannya di Toronto sebelum pertandingan melawan Bosnia-Herzegovina.
Penyanyi dan musisi asal Kanada seperti Alanis Morissette, Michael Bublé, Alessia Cara, Jessie Reyez, Nora Fatehi, dan Elyanna masuk dalam daftar pengisi acara.
Masih pada 13 Juni, Amerika Serikat akan menggelar seremoni pembukaan di Inglewood, Los Angeles County, menjelang laga menghadapi Paraguay.
Katy Perry menjadi salah satu bintang utama yang dijadwalkan tampil bersama Future, Lisa BLACKPINK, Anitta, dan Tyla.
Perpaduan Musik, Budaya, dan Sepak Bola
Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan konsep tiga upacara pembukaan dirancang untuk menampilkan identitas unik masing-masing negara tuan rumah.
“Dimulai dari Mexico City dan berlanjut ke Toronto serta Los Angeles, upacara-upacara ini akan menyatukan musik, budaya, dan sepak bola dengan cara yang mencerminkan identitas masing-masing negara,” kata Infantino melalui keterangan di laman resmi FIFA.
Bagi jutaan penggemar sepak bola, konsep tersebut menghadirkan pengalaman baru karena masyarakat di tiga negara dapat merasakan atmosfer pembukaan Piala Dunia secara langsung di wilayah mereka.
Baca Juga: Edi Kamtono Prediksi Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Tapi Argentina dan Portugal Berpeluang Besar
Selain menjadi perayaan olahraga, rangkaian acara itu juga menjadi panggung promosi budaya dan industri kreatif yang melibatkan puluhan musisi serta pelaku seni dari berbagai latar belakang.
Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi turnamen pertama yang digelar bersama oleh tiga negara sekaligus, menjadikannya salah satu edisi paling besar dalam sejarah penyelenggaraan FIFA World Cup. (*)
Editor : Efprizan