Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Skuad Austria di Piala Dunia 2026: Ralf Rangnick Akhiri Puasa 28 Tahun, Das Team Datang Bukan Sekadar Pelengkap

Budi Miank • Selasa, 9 Juni 2026 | 11:25 WIB
David Alaba merayakan keberhasilan Austria memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah memuncaki grup kualifikasi. (INSTAGRAM/@davidalaba)
David Alaba menjadi andalan Austria di Piala Dunia 2026. (INSTAGRAM/@davidalaba)

PONTIANAK POST - Timnas Austria kembali mencuri perhatian sepak bola dunia setelah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, mengakhiri penantian panjang selama 28 tahun sejak terakhir tampil pada edisi 1998. 

Di bawah arahan pelatih Ralf Rangnick, Das Team melaju sebagai juara Grup H Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa dengan torehan enam kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya satu kekalahan.

Berkat fondasi permainan agresif yang dibangun Rangnick sejak Euro 2024, Austria datang ke Amerika Utara dengan target lebih dari sekadar meramaikan persaingan. 

Baca Juga: Prediksi EA Sports Bikin Heboh, Spanyol Juara Piala Dunia 2026?

Kombinasi pemain senior seperti David Alaba dan Marko Arnautovic serta talenta generasi baru membuat Austria berambisi menjadi salah satu kuda hitam yang berpotensi mengguncang turnamen.

Kekuatan utama Austria berada di lini tengah. Kehadiran Marcel Sabitzer, Nicolas Seiwald, dan Konrad Laimer membuat mereka memiliki keseimbangan antara kreativitas, energi, serta agresivitas dalam menekan lawan. 

Di lini belakang, kapten tim David Alaba tetap menjadi figur sentral setelah sukses panjang bersama Real Madrid dan Bayern Munich.

Austria juga masih mengandalkan ketajaman veteran Marko Arnautovic. Penyerang berusia 37 tahun itu mencetak delapan gol selama kualifikasi, hanya kalah dari Erling Haaland di daftar pencetak gol terbanyak zona Eropa.

Baca Juga: Setelah Waka Waka, Bisakah Dai Dai Kuasai Piala Dunia 2026?

Namun, Austria menghadapi tantangan di lini depan setelah cedera yang dialami Christoph Baumgartner mengurangi opsi produktif dalam mencetak gol. 

Selain itu, cuaca panas selama turnamen berpotensi menguji efektivitas gaya bermain intensitas tinggi yang menjadi ciri khas Rangnick.

Data kualifikasi menunjukkan Austria merupakan salah satu tim dengan tekanan paling agresif di Eropa. Mereka mencatat nilai PPDA (Passes Per Defensive Action) sebesar 7,1, angka terendah di antara seluruh negara Eropa yang lolos ke Piala Dunia 2026. 

Statistik tersebut menunjukkan lawan hanya diberi sedikit ruang untuk mengalirkan bola sebelum mendapatkan tekanan.

Rangnick, yang dikenal sebagai salah satu pelopor sepak bola pressing modern, bahkan pernah menolak tawaran melatih Bayern Munich pada 2024 demi melanjutkan proyek bersama Austria. 

Keputusan itu kini mulai menunjukkan hasil dengan lolosnya Austria ke panggung terbesar sepak bola dunia.

Baca Juga: Lisa BLACKPINK dan Katy Perry Meriahkan Piala Dunia 2026: Cetak Sejarah dengan Tiga Upacara Pembukaan

Selain Alaba, Sabitzer, dan Arnautovic, perhatian juga tertuju kepada kiper raksasa Florian Wiegele. Dengan tinggi 205 sentimeter, ia menjadi pemain tertinggi yang tampil di Piala Dunia 2026.

Austria akan menjalani penampilan kedelapan mereka di Piala Dunia. Prestasi terbaik negara tersebut tercatat pada 1954 ketika berhasil finis di posisi ketiga.(*)

Editor : Budi Miank
#David Alaba #Ralf Rangnick #Marko Arnautovic #austria #piala dunia 2026