PONTIANAK POST - Cristiano Ronaldo tetap tampil kompetitif pada usia 41 tahun dan bersiap menuju Piala Dunia keenam dalam kariernya. Mantan rekan setimnya, Danilo, mengungkap bahwa konsistensi luar biasa Ronaldo lahir dari dedikasi total terhadap sepak bola yang dijalaninya setiap hari.
Bek asal Brasil itu pernah bermain bersama Ronaldo selama empat musim, yakni di Real Madrid dan Juventus. Menurut Danilo, etos kerja sang kapten Portugal menjadi faktor utama yang membuatnya terus bersaing di level tertinggi meski telah meraih hampir seluruh gelar bergengsi dalam sepak bola.
Danilo Sebut Ronaldo Selalu Mendorong Rekan Setim Mencapai Level Terbaik
Danilo mengenang bagaimana Ronaldo menghadirkan standar profesionalisme yang sangat tinggi di ruang ganti maupun di lapangan latihan.
Keduanya meraih dua gelar Liga Champions secara beruntun bersama Real Madrid sebelum kembali menjadi rekan setim di Juventus. Di Italia, mereka juga memenangkan Serie A dan Coppa Italia.
Dalam wawancara dengan The Athletic yang kemudian dikutip Marca, Danilo menjelaskan bahwa Ronaldo selalu menuntut performa terbaik dari dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.
"Dia mendorong Anda untuk tampil sebaik mungkin saat latihan maupun pertandingan," kata Danilo.
Baca Juga: Portugal di Piala Dunia 2026: Luka yang Belum Sembuh dan Laga Terakhir Cristiano Ronaldo
Pernyataan tersebut memperkuat reputasi Ronaldo sebagai sosok yang dikenal memiliki disiplin tinggi sepanjang karier profesionalnya.
Tetap Kompetitif di Usia 41 Tahun
Cristiano Ronaldo memasuki usia 41 tahun dengan pencapaian yang masih sulit ditandingi pemain lain. Hingga Juni 2026, ia telah mencetak 973 gol sepanjang karier profesionalnya dan terus memburu target bersejarah 1.000 gol.
Angka tersebut menjadi bukti bahwa usia belum menjadi penghalang bagi Ronaldo untuk terus tampil produktif. Ia juga berpeluang mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia.
Bagi banyak pesepak bola, mempertahankan performa di usia akhir 30-an sudah menjadi tantangan besar. Namun Ronaldo masih mampu bersaing di level internasional berkat komitmen terhadap kebugaran, latihan, dan gaya hidup profesional.
Sosok Manusiawi di Balik Status Superstar
Meski sering dianggap sebagai atlet dengan kemampuan luar biasa, Danilo menilai publik kerap memiliki gambaran yang berbeda dari sosok Ronaldo yang sebenarnya.
Menurutnya, mantan penyerang Real Madrid dan Juventus itu tetap merupakan pribadi yang sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
"Orang-orang menganggap Cristiano seperti makhluk luar angkasa, padahal dia orang biasa yang suka tertawa dan menikmati waktu bersama keluarganya," ujar Danilo.
Pernyataan tersebut menunjukkan sisi kemanusiaan Ronaldo yang jarang terlihat di balik sorotan prestasi, rekor, dan status globalnya sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa.
Dedikasi yang Menjadi Inspirasi Generasi Baru
Bagi Danilo, rahasia terbesar kesuksesan Ronaldo bukanlah bakat semata, melainkan kemampuan menjaga motivasi setelah meraih begitu banyak pencapaian.
Ronaldo telah memenangkan berbagai trofi domestik dan internasional, namun tetap mempertahankan standar kerja yang sama seperti saat masih muda.
Menurut Danilo, hampir setiap aspek kehidupan Ronaldo diarahkan untuk menjadi lebih baik dari hari sebelumnya.
"Cristiano hidup untuk sepak bola, hampir dalam semua yang dia lakukan, agar menjadi lebih baik setiap hari," kata Danilo.
Di tengah karier yang telah berlangsung lebih dari dua dekade, pesan tersebut menjadi gambaran kuat tentang bagaimana disiplin, konsistensi, dan kecintaan terhadap profesi dapat menjaga seorang atlet tetap berada di puncak performa selama bertahun-tahun.*
Editor : Uray Ronald