PONTIANAK POST - Kanada memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada laga pembuka Grup B di Toronto, Sabtu (13/6) pukul 02.00 WIB, dalam pertandingan yang dinilai krusial bagi peluang kedua tim untuk melaju ke babak gugur.
Sebagai salah satu tuan rumah bersama Piala Dunia 2026, Kanada datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat tren positif dalam laga persahabatan menjelang turnamen, sementara Bosnia dan Herzegovina bertekad melanjutkan kejutan setelah menyingkirkan Italia pada babak play-off kualifikasi.
Kanada Andalkan Generasi Emas
Tim asuhan Jesse Marsch dinilai mengalami perkembangan signifikan sejak tampil di Piala Dunia 2022 di Qatar.
Meski kalah dalam tiga pertandingan fase grup empat tahun lalu, pengalaman tampil di panggung terbesar sepak bola dunia menjadi modal berharga bagi skuad Kanada saat ini.
Baca Juga: Laga Pembuka Piala Dunia Diwarnai Tiga Kartu Merah, Meksiko Menang 2-0 atas Afrika Selatan
Persiapan mereka menuju turnamen juga berjalan cukup baik setelah mengalahkan Uzbekistan 2-0 dan bermain imbang 1-1 melawan Republik Irlandia.
Namun, Kanada kehilangan dua pemain penting sebelum turnamen dimulai.
Bek tengah Moïse Bombito dipastikan absen karena cedera, sementara gelandang serang Marcelo Flores mengalami cedera ligamen lutut anterior (ACL) setelah masuk dalam skuad awal.
Kondisi tersebut membuat harapan tuan rumah banyak bertumpu pada kapten Alphonso Davies, striker Jonathan David, dan winger Tajon Buchanan dalam sistem permainan agresif yang diterapkan Marsch.
Baca Juga: Gagal ke Piala Dunia, Harry Maguire Kini Jadi Komentator
Kanada juga memiliki catatan positif menjelang turnamen dengan tidak terkalahkan dalam 11 laga persahabatan terakhir sejak tersingkir dari Piala Emas CONCACAF tahun lalu, dengan enam kemenangan dan lima hasil imbang.
Bosnia Datang dengan Modal Kejutan
Bosnia dan Herzegovina memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Italia melalui adu penalti pada Maret lalu.
Keberhasilan itu membawa Bosnia kembali ke putaran final Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah debut mereka pada 2014.
Meski hasil uji coba terakhir belum meyakinkan dengan dua hasil imbang melawan Makedonia Utara dan Panama, tim asuhan Sergej Barbarez tetap dianggap berbahaya.
Baca Juga: Bukayo Saka Dipersiapkan Tuchel untuk Laga Perdana Inggris di Piala Dunia 2026
Skuad Bosnia saat ini memadukan pemain muda dan pengalaman.
Penyerang veteran Edin Džeko yang kini berusia 40 tahun masih menjadi andalan di lini depan, didukung bek berpengalaman Sead Kolašinac yang juga merupakan bagian dari skuad Bosnia di Piala Dunia 2014.
Pemain muda seperti Esmir Bajraktarević, Kerim Alajbegović, dan Tarik Muharemović menjadi wajah baru yang membantu Bosnia menciptakan sejumlah kejutan selama fase kualifikasi.
Duel Gaya Bermain Berbeda
Kanada diperkirakan tampil menyerang sejak awal untuk memanfaatkan dukungan publik sendiri dan mengamankan tiga poin penting.
Kemenangan pada laga pembuka menjadi target utama karena setelah itu Kanada masih harus menghadapi favorit grup Swiss dan Qatar.
Di sisi lain, Bosnia diperkirakan mengandalkan pertahanan rapat serta serangan balik cepat yang menjadi ciri permainan mereka selama kualifikasi.
Kecepatan pemain sayap dan pengalaman Džeko di kotak penalti dinilai dapat menjadi ancaman serius bagi lini belakang Kanada yang kehilangan Bombito.
Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu laga penentu di Grup B karena kedua tim sama-sama melihatnya sebagai peluang terbaik untuk mengumpulkan poin sebelum menghadapi Swiss yang difavoritkan lolos sebagai juara grup. (*)
Editor : Efprizan