Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Preview Piala Dunia 2026 Belanda vs Jepang: Ueda Bawa Modal Top Skor Eredivisie

Efprizan • Minggu, 14 Juni 2026 | 08:02 WIB
Ayase Ueda menjadi andalan Jepang menghadapi Belanda setelah meraih gelar top skor Eredivisie bersama Feyenoord. (IG. Ayase Ueda)
Ayase Ueda menjadi andalan Jepang menghadapi Belanda setelah meraih gelar top skor Eredivisie bersama Feyenoord. (IG. Ayase Ueda)

PONTIANAK POST - Ayase Ueda datang ke Piala Dunia 2026 dengan status mentereng sebagai top skor Eredivisie dan kini memikul harapan besar Jepang saat menghadapi Belanda pada laga pembuka Grup F di Arlington, Texas, Senin (15/6) dini hari pukul 03.00 WIB.

Penyerang berusia 27 tahun itu menjadi tumpuan utama lini depan Jepang setelah mencetak tujuh gol sepanjang babak kualifikasi Asia menuju Piala Dunia 2026.

Perjalanan Ueda menuju panggung terbesar sepak bola dunia tidak berlangsung instan meski bakatnya sudah terlihat sejak menembus tim utama Kashima Antlers pada usia 20 tahun.

Dilansir dari ESPN, Ueda memulai karier Eropanya bersama Cercle Brugge pada 2022 dan langsung mencetak 22 gol untuk menjadi salah satu penyerang paling produktif di Liga Belgia.

Baca Juga: Brasil 1-1 Maroko: Vinicius Jr Selamatkan Selecao dari Kekalahan

Menemukan Puncak Karier di Belanda

Performa impresif tersebut membuat Feyenoord merekrutnya pada 2023 untuk bersaing di Eredivisie.

Namun, Ueda sempat menghadapi masa adaptasi yang tidak mudah setelah hanya mencetak 12 gol liga dalam dua musim pertamanya bersama klub Rotterdam tersebut.

Kesabaran dan kerja keras akhirnya membuahkan hasil ketika ia meledak dengan torehan 25 gol musim lalu.

Catatan itu mengantarkan Ueda meraih Sepatu Emas Eredivisie sekaligus menjadi pemain Jepang kedua yang mampu menjadi top skor liga utama Eropa setelah Kyogo Furuhashi di Liga Skotlandia musim 2022-2023.

Baca Juga: Qatar 1-1 Swiss: Xhaka Akui Timnya Kehilangan Ritme

Pengalaman menghadapi tekanan dan persaingan di Belanda turut membentuk permainan Ueda menjadi lebih lengkap.

Selain tajam di depan gawang, ia kini dikenal aktif menekan lawan, kuat menahan bola, dan mampu membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Harapan Baru Samurai Biru

Jepang selama ini tidak pernah kekurangan pemain kreatif dan penyerang berkualitas.

Nama-nama seperti Hidetoshi Nakata, Shunsuke Nakamura, Keisuke Honda, Shinji Kagawa, Kaoru Mitoma, hingga Takefusa Kubo menjadi bukti kualitas sepak bola Negeri Sakura.

Baca Juga: Amerika Serikat Hancurkan Paraguay 4-1, Pochettino Bangga dengan Awal Piala Dunia 2026

Namun, Jepang kerap kesulitan menemukan penyerang nomor sembilan yang mampu tampil konsisten di panggung Piala Dunia.

Shinji Okazaki dan Yuya Osako memang memiliki kontribusi besar untuk tim nasional, tetapi produktivitas mereka di putaran final Piala Dunia relatif terbatas.

Dari 50 gol Okazaki bersama Jepang, hanya dua yang tercipta di ajang Piala Dunia, sementara Osako hanya mencetak satu gol di turnamen tersebut.

Situasi itu membuat Ueda kini dipandang sebagai harapan baru untuk mengisi kekosongan yang selama ini dirasakan Jepang.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Larin Hanya Butuh 121 Detik untuk Selamatkan Kanada dari Bosnia

Kesempatan Pembuktian Melawan Belanda

Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan kedua Ueda tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia.

Pada edisi 2022 di Qatar, ia lebih banyak menjadi pemain pelapis dan tidak mendapat peran signifikan ketika Jepang mengejutkan dunia dengan mengalahkan Jerman dan Spanyol.

Kini kondisinya berbeda karena Ueda datang sebagai penyerang utama Samurai Biru.

Laga melawan Belanda juga memiliki makna khusus mengingat perkembangan kariernya banyak dipengaruhi pengalaman bermain di Eredivisie.

Baca Juga: Main Bola Bareng Warga Temajuk, Ria Norsan Ungkap Jagoannya di Piala Dunia 2026

Di sisi lain, ia berpotensi berhadapan langsung dengan bek tengah kelas dunia Virgil van Dijk yang menjadi pilar pertahanan Belanda.

Jepang tetap memiliki kepercayaan diri tinggi setelah menunjukkan kemampuan bersaing dengan negara-negara elite pada Piala Dunia sebelumnya.

Jika ingin mewujudkan ambisi menjadi juara dunia, Jepang harus mampu melewati ujian berat melawan tim-tim besar seperti Belanda.

Bagi Ueda, pertandingan ini menjadi panggung ideal untuk membuktikan bahwa reputasinya sebagai top skor Eredivisie layak dibawa ke level tertinggi sepak bola internasional. (*)

Editor : Efprizan
#Belanda vs Jepang #Ayase Ueda #Top Skor Eredivisie #piala dunia 2026 #feyenoord