PONTIANAK POST - Uruguay terhindar dari kekalahan pada laga pembuka Grup H Piala Dunia setelah Maxi Araujo mencetak gol penyeimbang pada 10 menit terakhir untuk memaksakan hasil imbang 1-1 melawan Arab Saudi, Selasa (16/6) pagi WIB.
Arab Saudi sempat berada di ambang kemenangan penting setelah Abdulelah Al Amri membawa timnya unggul menjelang turun minum dalam pertandingan yang berlangsung di Grup H.
Gol Al Amri tercipta pada menit ke-41 setelah sundulan keras Hassan Al Tambakti dari situasi sepak pojok ditepis kiper Uruguay Fernando Muslera, namun bola muntah berhasil disambar masuk ke gawang.
Keunggulan tersebut membuat Arab Saudi kembali bermimpi mengulang kejutan besar seperti saat mengalahkan Argentina pada laga pembuka Piala Dunia 2022 di Qatar.
Baca Juga: Dibantai Swedia 1-5 di Piala Dunia, Sabri Lamouchi Terancam Dipecat Tunisia
Uruguay Bangkit Setelah Perubahan Bielsa
Dilansir dari BBC Sport, pelatih Uruguay Marcelo Bielsa melakukan dua pergantian pemain saat jeda pertandingan, termasuk menarik keluar penyerang Darwin Nunez yang tampil kurang efektif.
Perubahan itu langsung meningkatkan intensitas serangan Uruguay yang mendominasi babak kedua dengan total 28 tembakan ke arah gawang.
Kiper Arab Saudi Mohammed Al Owais tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang, termasuk menepis tendangan rendah gelandang Manchester United Manuel Ugarte yang membentur tiang gawang.
Tekanan Uruguay akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-80 ketika Al Owais menepis sundulan Federico Vinas, namun bola mengarah ke Maxi Araujo yang tanpa kesalahan mencetak gol penyama kedudukan.
Al Owais kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan penting pada masa injury time saat menepis tembakan keras gelandang Real Madrid Federico Valverde.
Al Owais Jadi Kunci, Nunez Kembali Disorot
Meski gagal meraih kemenangan, Arab Saudi mendapat apresiasi berkat penampilan disiplin dan performa luar biasa Al Owais yang mencatat sembilan penyelamatan sepanjang pertandingan.
Di sisi lain, Darwin Nunez kembali menjadi sorotan setelah kesulitan memberikan dampak bagi Uruguay.
BBC Sport mencatat penyerang berusia 26 tahun itu hanya mencatat delapan sentuhan bola sepanjang pertandingan, jumlah terendah dalam laga yang ia mulai bersama tim nasional Uruguay.
Baca Juga: Sepatu Bola Pink Kuasai Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Minimnya menit bermain sejak Februari disebut turut memengaruhi performa Nunez yang kini menghadapi ketidakpastian masa depan setelah tersisih dari skuad liga Al Hilal.
Persaingan Grup H Semakin Terbuka
Hasil imbang ini membuat persaingan Grup H semakin ketat setelah Tanjung Verde secara mengejutkan mampu menahan imbang Spanyol.
Arab Saudi masih berpeluang menciptakan sejarah dengan lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.
Pada pertandingan berikutnya, Arab Saudi akan menghadapi favorit juara Spanyol pada 21 Juni, sedangkan Uruguay dijadwalkan bertemu Tanjung Verde pada hari yang sama. (*)
Editor : Efprizan