PONTIANAK POST - Winger Selandia Baru Elijah Just mencatat sejarah di Piala Dunia FIFA setelah mencetak dua gol saat menahan Iran 2-2 di laga Grup G, Selasa (16/6), sekaligus memunculkan pertanyaan besar mengenai masa depannya di tengah minat sejumlah klub papan atas Skotlandia.
Dua gol yang dicetak pemain berusia 26 tahun itu membuatnya menjadi pemain pertama Selandia Baru yang mampu mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Gol pembuka Just pada menit ketujuh juga menjadikannya pemain kelima dalam sejarah tim nasional Selandia Baru yang berhasil mencetak gol di putaran final Piala Dunia.
Pemain Motherwell tersebut turut mencatat sejarah sebagai pemain pertama klub Skotlandia itu yang mencetak gol di ajang Piala Dunia.
Tampil Gemilang di Panggung Dunia
Penampilan impresif Just mendapat pujian dari sejumlah pengamat sepak bola.
Mantan striker Inggris dan Celtic, Chris Sutton, menilai performa Just semakin menguatkan spekulasi mengenai masa depannya bersama Motherwell.
"Momen yang luar biasa bagi Just. Anda mulai bertanya-tanya berapa lama lagi Motherwell bisa mempertahankannya," kata Sutton kepada BBC.
Ia juga memuji kualitas penyelesaian akhir pemain Selandia Baru tersebut.
Baca Juga: Preview Piala Dunia 2026 Argentina vs Aljazair: Messi Siap Pecahkan Rekor
"Elijah Just adalah pemain yang sangat cerdas. Gerak kakinya bagus dan penyelesaiannya sangat baik," ujarnya.
Mantan bek Selandia Baru Andrew Durante juga memberikan apresiasi atas ketenangan Just saat mencetak gol di pertandingan besar.
"Menyelesaikan peluang dengan sangat klinis dalam momen sebesar itu sungguh luar biasa," kata Durante dalam siaran SBS.
Kombinasi Apik dengan Chris Wood
Gol kedua Just lahir melalui kerja sama yang apik dengan kapten Selandia Baru Chris Wood.
Baca Juga: Tottenham Bidik Sandro Tonali, De Zerbi Ingin Jadikan Motor Lini Tengah
Durante menilai kombinasi keduanya menjadi salah satu faktor utama yang merepotkan pertahanan Iran.
"Dia bergerak dengan sangat baik, langsung mencari Chris Wood, memainkan umpan satu-dua, lalu menyelesaikannya dengan sempurna di bawah tekanan," ujarnya.
Meski mencetak dua gol, Just mengaku perasaannya bercampur karena Selandia Baru gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
"Itu sangat spesial. Satu poin tidak buruk dan masih banyak hal positif yang bisa kami bangun," kata Just, dilansir dari football360.
"Ini luar biasa. Sesuatu yang bahkan tidak pernah saya bayangkan sebelumnya," tambahnya.
Celtic dan Rangers Mengintai
Performa Just sepanjang musim bersama Motherwell membuat namanya masuk radar sejumlah klub besar Skotlandia.
Pada musim 2025-2026, ia mencetak tujuh gol dan delapan assist dalam 30 pertandingan serta masuk nominasi penghargaan PFA Player of the Year.
Media Skotlandia melaporkan Celtic dan Rangers termasuk klub yang tertarik merekrut pemain internasional Selandia Baru tersebut.
Agen Just, Gustaf Grauers, mengatakan fokus kliennya saat ini masih sepenuhnya tertuju pada Piala Dunia.
"Elijah menjalani musim yang sangat baik dan menikmati sepak bolanya di Motherwell. Memang ada ketertarikan dari beberapa klub, tetapi fokus utama saat ini adalah Piala Dunia dan kami akan mengevaluasi semuanya setelah turnamen selesai," katanya kepada Record Sport.
Legenda Selandia Baru Shane Smeltz sebelumnya juga menyebut Just sebagai salah satu pemain yang patut diperhatikan pada turnamen ini.
"Elijah Just sangat berbahaya ketika menguasai bola. Dia menjalani musim yang hebat bersama Motherwell dan kami harus lebih sering memberinya bola," ujar Smeltz kepada Football360. (*)
Editor : Efprizan