PONTIANAK POST - Maroko dan Skotlandia sama-sama berpeluang mengamankan tempat di babak gugur Piala Dunia 2026 saat bertemu pada laga kedua Grup C, Sabtu pagi (20/6) pukul 05.00 WIB, dengan kemenangan akan membawa salah satu tim selangkah lebih dekat ke fase 32 besar.
Skotlandia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Haiti pada pertandingan pertama, kemenangan yang menjaga harapan mereka untuk lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Di sisi lain, Maroko tampil impresif saat menahan Brasil dan bahkan dinilai lebih dominan dalam sebagian besar pertandingan melawan salah satu favorit juara tersebut.
Skotlandia Ingin Ukir Sejarah
Kemenangan atas Haiti menjadi modal penting bagi tim asuhan Steve Clarke yang kembali tampil di Piala Dunia setelah penantian panjang selama 28 tahun.
Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Brasil vs Haiti: Usai Tersandung Maroko, Selecao Bidik Kemenangan
Tambahan satu poin saja akan membuat peluang Skotlandia menuju fase gugur semakin terbuka, tetapi menghadapi Maroko diperkirakan menjadi ujian terberat di Grup C.
Gelandang Skotlandia Ryan Christie mengakui timnya tidak akan mendominasi pertandingan dan harus bermain disiplin untuk membatasi peluang lawan.
"Kami tidak naif dengan berpikir bisa mendominasi penguasaan bola dan tidak memberi mereka peluang sama sekali. Kami harus membatasi ancaman mereka dan memanfaatkan kesempatan yang kami dapatkan," ujarnya, dilansir dari Sports Illustrated.
Maroko Tunjukkan Kualitas Kandidat Kuda Hitam
Penampilan Maroko saat menghadapi Brasil memperkuat keyakinan bahwa pencapaian semifinal Piala Dunia 2022 bukanlah kebetulan.
Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Amerika Serikat vs Australia: Socceroos Harus Naik Level
Tim Atlas Lions tampil agresif, terorganisasi, dan mampu membuat Brasil kesulitan mengembangkan permainan sepanjang pertandingan.
Duet bek kanan Achraf Hakimi dan gelandang serang Brahim Díaz menjadi salah satu kekuatan utama Maroko di sisi kanan lapangan.
Selain itu, gelandang muda Ayyoub Bouaddi mulai mencuri perhatian dan disebut sebagai salah satu pemain muda paling menonjol pada awal turnamen.
Berdasarkan peringkat FIFA terbaru setelah laga pertama, Maroko bahkan naik ke posisi enam dunia dan semakin mengukuhkan status mereka sebagai salah satu tim terkuat di luar kandidat tradisional.
Baca Juga: Meksiko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Jadi Tim Pertama Amankan Tiket
Kenangan Pahit Skotlandia pada 1998
Pertemuan ini juga mengingatkan Skotlandia pada kenangan buruk di Piala Dunia 1998.
Saat itu, Skotlandia membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya, tetapi justru kalah 0-3 dari Maroko dan harus mengakhiri turnamen lebih awal.
Kini, generasi baru Skotlandia berusaha mengubah sejarah tersebut dengan hasil yang lebih baik.
Namun secara kualitas permainan dan performa terkini, Maroko masih sedikit lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan.
Baca Juga: Sepatu Bola Pink Kuasai Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Maroko diperkirakan mempertahankan sebagian besar susunan pemain yang sukses merepotkan Brasil, sementara Skotlandia kemungkinan menambah satu gelandang guna mengimbangi dominasi lini tengah lawan.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat, tetapi Maroko memiliki keunggulan pengalaman dan kualitas individu untuk mengamankan tiga poin penting dalam perburuan tiket ke babak gugur Piala Dunia 2026.
Prediksi Pemain dan Skor
Skotlandia (4-2-3-1): Gunn; Hickey, Hanley, Hendry, Robertson; Ferguson, McGinn; Gannon-Doak, McTominay, Christie; Adams.
Maroko (4-2-3-1): Bounou; Hakimi, Diop, Riad, Mazraoui; Aynaoui, Bouaddi; Díaz, Ounahi, El Khannouss; Saibari.
Skor: Skotlandia 1-2 Maroko (*)
Editor : Efprizan