PONTIANAK POST - Tampil di turnamen besar seharusnya menjadi momen membanggakan bagi seorang pemain.
Namun, pengalaman berbeda justru dialami gelandang Ghana, Thomas Partey, yang harus melewatkan laga penting timnya karena persoalan administrasi perjalanan.
Dilansir dari Jawapos, Partey sebenarnya sudah bergabung dengan skuad Ghana di base camp tim yang berada di Boston, Amerika Serikat (AS). Namun, pemain Villarreal tersebut dipastikan tidak bisa tampil saat Ghana menghadapi Panama pada 18 Juni lalu.
Baca Juga: Meksiko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Jadi Tim Pertama Amankan Tiket
Ditolak Masuk Kanada
Penyebabnya, pertandingan perdana Ghana melawan Panama akan berlangsung di Stadion Toronto, Kanada. Sementara itu, Partey tidak mendapatkan izin untuk memasuki negara tersebut.
Dikutip dari The Athletic, Partey memiliki catatan kriminal di Inggris. Dia didakwa dengan lima tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan penyerangan seksual.
Baca Juga: Keluarga Tijjani Reijnders Bertambah Jelang Tantangan di Piala Dunia
Seluruh kasus tersebut disebut terjadi pada Juli 2025 saat Partey masih berseragam Arsenal FC.
Kondisi itu menjadi kendala besar karena pemerintah Kanada dikenal memiliki aturan yang ketat terkait izin masuk bagi individu yang memiliki persoalan hukum tertentu.
FIFA Tak Bisa Membantu
Situasi tersebut membuat FIFA tidak memiliki ruang untuk membantu sang pemain agar bisa tampil di Toronto.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Manzambi Menggila dari Bangku Cadangan, Swiss Libas Bosnia 4-1
“FIFA dapat mengkonfirmasi bahwa Thomas Partey tidak dapat melakukan perjalanan dari markas tim Ghana di Boston, ke Kanada untuk pertandingan pertama mereka melawan Panama. Sebab, permohonan visanya telah ditolak oleh pemerintah Kanada,” begitu pernyataan FIFA kepada The Athletic.
Meski harus absen pada laga pertama, Partey masih berpeluang tampil di dua pertandingan fase grup berikutnya.
Masih Bisa Bermain di Amerika Serikat
Beruntung bagi Ghana, dua laga selanjutnya akan digelar di Amerika Serikat sehingga Partey tetap dapat bergabung dengan tim.
Ghana dijadwalkan menghadapi Inggris di Foxborough pada Rabu (24/6). Setelah itu, mereka akan bertemu Kroasia di Philadelphia pada Minggu (28/6).
Baca Juga: Bersinar di Piala Dunia, Yan Diomande Masuk Target Utama Liverpool: RB Leipzig Minta 120 Juta Euro
Dengan demikian, absennya Partey hanya terjadi pada pertandingan yang berlangsung di Kanada. Ghana pun berharap salah satu pemain berpengalamannya itu bisa kembali memperkuat tim pada dua laga berikutnya. (*)
Editor : Chairunnisya