PONTIANAK POST - Spanyol menjawab kritik usai hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde dengan mengalahkan Arab Saudi 4-0 pada laga kedua fase grup Piala Dunia 2026, Senin (22/6) dini hari WIB, sekaligus menempatkan diri di posisi terdepan untuk lolos ke babak gugur.
Lamine Yamal menjadi sorotan setelah mencetak gol pertamanya di Piala Dunia saat menyambar umpan Mikel Oyarzabal di tiang jauh, sementara Oyarzabal turut menyumbang dua gol dalam kemenangan telak tersebut.
Yamal Wujudkan Mimpi di Panggung Piala Dunia
Yamal mengaku momen tersebut menjadi salah satu impian terbesar dalam kariernya karena berhasil mencetak gol pada penampilan perdananya sebagai starter di ajang Piala Dunia.
“Ini sangat spesial. Saya selalu bermimpi bermain di Piala Dunia dan mencetak gol pada laga pertama sebagai starter adalah sebuah mimpi. Saya menonton Piala Dunia terakhir dari kelas di sekolah,” kata Yamal kepada DAZN, dilansir dari ESPN.
Baca Juga: Ueda Mengamuk, Jepang Gilas Tunisia 4-0 di Piala Dunia
Gol tersebut membuat pemain muda Barcelona itu masuk daftar delapan pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia putra.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan kondisi Yamal tidak bermasalah meski ditarik keluar saat jeda pertandingan ketika Spanyol sudah unggul 3-0.
“Ia sebenarnya bisa bermain lebih lama, tetapi pertandingan sudah terkendali sehingga kami merasa kontribusinya sudah cukup,” ujar De la Fuente kepada wartawan.
Yamal juga menegaskan hubungannya dengan sang pelatih berjalan sangat baik dan dirinya siap memberikan kemampuan terbaik untuk tim nasional Spanyol.
Baca Juga: Kiper Curacao Cetak Sejarah di Piala Dunia, Tahan Ekuador dengan 15 Penyelamatan
Respons Spanyol terhadap Kritik
Hasil imbang melawan Tanjung Verde sebelumnya memicu kritik terhadap Spanyol, terutama terkait kegagalan mereka membongkar pertahanan tim yang berada jauh di bawah dalam peringkat dunia.
Namun, La Roja tampil jauh lebih efektif saat menghadapi Arab Saudi dan mampu menguasai pertandingan sejak awal.
De la Fuente mengakui kritik yang muncul setelah laga sebelumnya sempat melukai kebanggaan para pemain, tetapi justru menjadi motivasi tambahan bagi skuadnya.
“Saya pikir gila jika meragukan tim ini. Kami tidak terkalahkan dalam 33 pertandingan beruntun. Anda bisa mengalami hari yang kurang baik, tetapi meragukan skuad muda ini tidak adil,” tegas De la Fuente.
Baca Juga: Undav Jadi Pahlawan Saat Kalahkan Pantai Gading 2-1, Jerman Kunci Tiket 32 Besar Piala Dunia
Oyarzabal Jawab Keraguan dengan Dua Gol
Mikel Oyarzabal juga berhasil membungkam kritik yang sebelumnya diarahkan kepadanya setelah tampil kurang menonjol saat menghadapi Tanjung Verde.
Penyerang Real Sociedad itu menegaskan dirinya tidak merasa perlu membuktikan apa pun kepada pihak luar karena selalu mendapat kepercayaan dari rekan setim dan staf pelatih.
“Orang-orang di luar akan selalu berbicara. Kami memahami bagaimana dunia sepak bola bekerja, tetapi kami tetap tenang di dalam tim,” kata Oyarzabal.
Kemenangan ini membuat Spanyol berada di jalur kuat menuju babak 32 besar menjelang laga terakhir grup melawan Uruguay di Zapopan, Meksiko.
Sementara itu, Arab Saudi masih memiliki peluang lolos dan akan menentukan nasibnya saat menghadapi Tanjung Verde pada pertandingan terakhir fase grup. (*)
Editor : Efprizan