Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Dembele Cetak Hat-trick Kilat, Prancis Taklukkan Norwegia dan Juarai Grup I Piala Dunia

Efprizan • Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:46 WIB
Ousmane Dembele merayakan salah satu dari tiga golnya saat Prancis mengalahkan Norwegia 4-1 di Piala Dunia 2026. (X@FIFAWorldCup)
Ousmane Dembele merayakan salah satu dari tiga golnya saat Prancis mengalahkan Norwegia 4-1 di Piala Dunia 2026. (X@FIFAWorldCup)

PONTIANAK POST - Ousmane Dembele mencetak hat-trick hanya dalam 32 menit saat Prancis mengalahkan Norwegia 4-1 pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6) dini hari WIB, sekaligus memastikan Les Bleus finis sebagai juara grup.

Kemenangan di Boston itu menjadi penampilan paling meyakinkan Prancis sejauh turnamen berlangsung, dengan Dembele tampil sebagai bintang utama ketika Kylian Mbappe dan Erling Haaland gagal menjadi sorotan utama yang dinantikan publik.

Norwegia tampil tanpa sebagian besar pemain inti setelah pelatih Stale Solbakken melakukan 10 perubahan susunan pemain, termasuk mengistirahatkan Haaland yang telah mencetak empat gol di turnamen ini.

Hat-trick Bersejarah Dembele

Dembele membuka keunggulan Prancis pada menit ketujuh setelah memanfaatkan umpan Mbappe dan melepaskan tembakan keras yang gagal dibendung kiper Egil Selvik.

Baca Juga: Tanjung Verde Ukir Sejarah, Lolos ke 32 Besar Piala Dunia dan Tantang Argentina

Penyerang Paris Saint-Germain itu menggandakan keunggulan pada menit ke-20 melalui serangan balik cepat yang diakhiri dengan tendangan melengkung ke sudut gawang.

Norwegia sempat memperkecil ketertinggalan lewat Thelo Aasgaard hanya 79 detik setelah gol kedua Prancis.

Namun, Dembele kembali menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol ketiga melalui aksi individu yang memukau, sekaligus menorehkan hat-trick tercepat kedua dalam sejarah Piala Dunia putra, hanya kalah dari Erich Probst yang mencetak tiga gol dalam 24 menit untuk Austria pada 1954.

Catatan itu juga menjadikan Dembele sebagai pemain pertama yang mencetak tiga gol di babak pertama pertandingan Piala Dunia sejak Oleg Salenko melakukannya untuk Rusia pada 1994.

Baca Juga: Jepang Tantang Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Finis Runner-up Grup F

Kritik Berubah Menjadi Motivasi

Asisten pelatih Prancis Guy Stephan, yang memimpin tim setelah Didier Deschamps pulang karena ibunya meninggal dunia, mengatakan Dembele termotivasi oleh kritik yang diterimanya dari media Prancis.

"Ousmane adalah manusia biasa, dia mendengar kritik yang datang kepadanya. Dia memang sering mengalami cedera, tetapi setiap kali kembali dia selalu lebih kuat. Mencetak tiga gol dalam satu pertandingan Piala Dunia adalah sesuatu yang luar biasa," kata Stephan seperti dikutip BBC Sport.

Dembele akhirnya ditarik keluar pada menit ke-65 setelah menyelesaikan tugasnya dengan sempurna.

Gol penutup Prancis dicetak Desire Doue pada masa tambahan waktu melalui sundulan yang memperbesar keunggulan menjadi 4-1.

Baca Juga: Lolos Bersejarah, Pantai Gading Melaju ke 32 Besar Piala Dunia: Curacao Pulang dengan Kepala Tegak

Prancis Tunjukkan Status Kandidat Juara

Selain kemenangan telak, Prancis juga mencatat sejumlah statistik penting yang memperkuat status mereka sebagai kandidat kuat juara dunia.

Gol ketiga Dembele lahir setelah rangkaian 17 operan yang melibatkan seluruh 11 pemain Prancis, menjadi proses gol terpanjang Les Bleus di Piala Dunia berdasarkan catatan statistik modern.

Prancis juga mencatat tiga kemenangan dari tiga pertandingan fase grup untuk pertama kalinya sejak edisi 1998, saat mereka menjadi tuan rumah sekaligus meraih gelar juara dunia.

Di sisi lain, Mike Maignan turut mencuri perhatian setelah menggagalkan penalti Jorgen Strand Larsen pada awal babak kedua.

Baca Juga: Vinicius Junior Catat Rekor Baru Piala Dunia, Brasil Kirim Sinyal Juara

Penyelamatan itu menjadikan Maignan sebagai kiper Prancis pertama yang menepis penalti di Piala Dunia, di luar adu penalti, sejak Joel Bats pada 1986.

Meski tampil sempurna di fase grup, Stephan menilai masih terlalu dini membandingkan tim saat ini dengan skuad Prancis yang mencapai final Piala Dunia 2022 di Qatar.

"Tim ini sangat berbeda dibandingkan 2022 karena lebih dari setengah pemain belum pernah tampil di Piala Dunia. Kami harus terus berkembang dan menjaga keseimbangan antara lini serang dan pertahanan saat menghadapi lawan yang lebih kuat," ujarnya.

Sementara itu, Norwegia tetap lolos ke fase gugur sebagai runner-up grup dan diperkirakan kembali diperkuat Haaland yang kini mengoleksi empat gol, sejajar dengan Mbappe dalam daftar pencetak gol terbanyak turnamen. (*)

Editor : Efprizan
#Grup I Piala Dunia #Norwegia vs Prancis #Hat-trick Dembele #ousmane dembele #piala dunia 2026