PONTIANAK POST - Tim Nasional Mesir dihantui kekhawatiran menjelang babak gugur Piala Dunia 2026 setelah kapten sekaligus bintang tim, Mohamed Salah, mengalami cedera hamstring saat menghadapi Iran.
Salah ditarik keluar pada menit ke-57 dalam laga yang berakhir imbang 1-1, Sabtu (27/6). Posisinya kemudian digantikan Mostafa Zico.
Penyerang berusia 34 tahun itu dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui tingkat keparahan cederanya.
Cedera tersebut membuat peluang Salah tampil saat Mesir menghadapi Australia pada Jumat pekan depan masih diragukan.
Baca Juga: Salah Antar Mesir Raih Kemenangan Bersejarah di Piala Dunia, Selandia Baru Tumbang
Menurut laporan Reuters, Hingga Sabtu (28/6), tim medis Timnas Mesir masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan terhadap Mohamed Salah sehingga belum menetapkan estimasi waktu pemulihannya.
Pelatih Hossam Hassan mengatakan Salah akan menjalani pemindaian untuk mengetahui tingkat cedera secara pasti. Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa sang kapten meyakini cedera yang dialaminya tidak serius dan berharap dapat segera kembali memperkuat Mesir di babak gugur.
Federasi Mesir Konfirmasi Cedera
Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) memastikan cedera yang dialami Salah terjadi saat pertandingan melawan Iran.
"Direktur teknik Tim Nasional Mesir, Hossam Hassan, mengonfirmasi bahwa kapten tim Mohamed Salah mengeluhkan nyeri pada hamstring saat pertandingan melawan Iran di Piala Dunia 2026. Kondisi itu membuatnya harus ditarik keluar pada babak kedua," demikian pernyataan EFA.
Hossam Hassan juga mengungkapkan dua pemain lain mengalami masalah kebugaran.
"Ahmed Fotouh, bek kiri Mesir, juga merasakan nyeri pada hamstring, sementara Mohamed Abdelmonem mengalami memar pada pergelangan kaki," ujarnya dikutip dari Mirror.
Salah Tampil Gemilang Sepanjang Turnamen
Sebelum mengalami cedera, Salah menjadi salah satu pemain kunci dalam perjalanan Mesir di Piala Dunia 2026. Salah tampil dalam tiga pertandingan.
Peraih empat kali Sepatu Emas Liga Inggris itu mencetak gol internasional ke-68 saat membawa Mesir menang 3-1 atas Selandia Baru pada pertandingan kedua fase grup.
Ia juga menyumbangkan dua assist, termasuk satu assist penting saat menghadapi Belgia. Kontribusinya membantu Mesir finis sebagai runner-up Grup G dan lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Pada laga terakhir melawan Iran, Salah harus ditarik keluar pada menit ke-57 akibat cedera hamstring.
Baca Juga: Liverpool Resmi Lepas Mohamed Salah, Andy Robertson, dan 10 Pemain Lain Usai Musim Berakhir
Kontrak Bersama Liverpool Segera Berakhir
Di luar kiprahnya bersama tim nasional, Salah juga memasuki fase akhir kebersamaannya dengan Liverpool.
Kontraknya bersama klub Liga Inggris tersebut akan berakhir pada 30 Juni, sehingga mulai 1 Juli ia berstatus sebagai pemain bebas transfer.
Perkembangan kondisi kebugaran Salah diperkirakan akan menjadi perhatian utama Timnas Mesir menjelang laga penting menghadapi Australia di babak gugur.*
Editor : Uray Ronald