Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Hong Myung-bo Mundur Usai Korsel Tersingkir di Piala Dunia 2026, Presiden Sebut Pelatih Tak Cakap

Efprizan • Senin, 29 Juni 2026 | 09:07 WIB
Hong Myung-bo mengundurkan diri sebagai pelatih Korea Selatan setelah timnya gagal melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. (ist/AI)
Hong Myung-bo mengundurkan diri sebagai pelatih Korea Selatan setelah timnya gagal melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. (ist/AI)

PONTIANAK POST - Pelatih tim nasional Korea Selatan Hong Myung-bo mengundurkan diri kurang dari 24 jam setelah langkah Taeguk Warriors dipastikan terhenti di fase grup Piala Dunia 2026, di tengah kritik keras Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung terhadap kinerja tim dan kepemimpinannya.

Hong mengumumkan pengunduran dirinya dalam konferensi pers di Guadalajara, Meksiko, Minggu waktu setempat, sehari setelah Korea Selatan dipastikan gagal lolos ke babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, berdasarkan hasil pertandingan grup lain.

Pelatih berusia 57 tahun itu menyampaikan pernyataan yang telah disiapkan tanpa menerima pertanyaan dari awak media.

"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada semua pencinta sepak bola Korea yang selalu mendukung tim nasional. Hari ini saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pelatih kepala tim nasional Korea Selatan," ujar Hong, dilansir dari ESPN.

Baca Juga: Lewandowski Sepakat Gabung Chicago Fire, Siap Ramaikan MLS Bersama Lionel Messi

Gagal Ulangi Prestasi Piala Dunia 2022

Korea Selatan mengakhiri Grup A di posisi ketiga dengan satu kemenangan dan dua kekalahan.

Setelah mengawali turnamen dengan kemenangan atas Republik Ceko, Korea Selatan justru menelan dua kekalahan beruntun dari Meksiko dan Afrika Selatan sehingga gagal mengamankan tiket ke fase gugur.

Hasil tersebut berbanding terbalik dengan pencapaian Piala Dunia 2022 ketika Korea Selatan mampu lolos dari fase grup sebelum disingkirkan Brasil pada babak 16 besar.

Hong mengakui seluruh kegagalan tim menjadi tanggung jawabnya sebagai pelatih kepala.

Baca Juga: Kanada Ukir Sejarah ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Jesse Marsch Sebut Timnya Pahlawan Nasional

"Posisi pelatih kepala memiliki tanggung jawab yang begitu besar sehingga tidak memerlukan penjelasan ketika hasil yang dicapai tidak sesuai harapan. Kami gagal memenuhi ekspektasi rakyat Korea di Piala Dunia ini dan tanggung jawab itu sepenuhnya ada pada saya," katanya.

Hong juga mengungkapkan bahwa selama dua tahun terakhir ia selalu menjadikan kepentingan sepak bola Korea sebagai dasar dalam setiap keputusan, mulai dari pemilihan pemain hingga strategi pertandingan.

Presiden Lee Jae Myung Kritik Keras

Kegagalan Korea Selatan memicu reaksi keras dari Presiden Lee Jae Myung yang meminta evaluasi menyeluruh terhadap program tim nasional.

Lee, yang pernah menjabat ketua kehormatan sebuah klub sepak bola profesional dan dikenal sebagai pendukung fanatik tim nasional, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih.

Baca Juga: Argentina Tunjukkan Kedalaman Skuad, Siap Menggila di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

"Saya bukan hanya terkejut, tetapi juga sangat bingung dengan hasil yang tidak kami duga ini," ujar Lee.

Presiden juga menyoroti proses penunjukan pelatih dan tata kelola tim nasional.

"Sekali lagi terbukti bahwa keputusan mengenai personel menentukan segalanya. Jika loyalitas dan kepentingan kelompok lebih diutamakan daripada kompetensi, lalu orang yang tidak cakap ditunjuk sebagai pemimpin, hasilnya sudah bisa diprediksi," tegas Lee.

Kedua Kalinya Hong Mundur Usai Piala Dunia

Ini menjadi kali kedua Hong Myung-bo mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim nasional Korea Selatan setelah Piala Dunia.

Baca Juga: Daftar Lengkap 32 Negara yang Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026 dan Jadwalnya: Inggris, Brasil, Argentina di Jalur Panas

Sebelumnya, ia juga mengundurkan diri usai Piala Dunia 2014 ketika Korea Selatan mencatat penampilan terburuknya di ajang tersebut sejak 1998.

Pengunduran diri Hong membuka babak baru bagi federasi sepak bola Korea Selatan yang kini harus mencari pelatih baru sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program tim nasional menjelang agenda internasional berikutnya. (*)

Editor : Efprizan
#Hong Myung-Bo #Timnas Korea Selatan #Lee Jae Myung #korea selatan #piala dunia 2026