PONTIANAK POST - Nama Orlando Gill mendadak menjadi sorotan dunia setelah penampilan gemilangnya mengantar Paraguay menyingkirkan juara empat kali Jerman lewat adu penalti pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Selasa (30/6) pagi WIB.
Kiper berusia 26 tahun itu menjadi pembeda dalam kemenangan Paraguay 5-4 melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 120 menit, berkat sederet penyelamatan penting sepanjang pertandingan dan dua penyelamatan penalti yang memastikan langkah negaranya ke babak 16 besar.
Dia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut.
Dari Paraguay ke Liga Argentina
Orlando Daniel Gill Noldin lahir di San Lorenzo, Paraguay, pada 11 Juni 2000 dengan postur menjulang 1,98 meter yang membuatnya unggul dalam duel udara dan situasi bola mati. Ia mengawali karier di akademi Club 13 de Junio sebelum bergabung dengan CS San Lorenzo di Paraguay.
Baca Juga: Kejutan Piala Dunia 2026, Paraguay Singkirkan Jerman Lewat Adu Penalti
Kariernya mulai menanjak saat dipinjamkan ke klub raksasa Argentina, San Lorenzo de Almagro, pada 2023. Penampilan konsistennya membuat klub tersebut mempermanenkan statusnya pada 2024, dan sejak itu Gill menjadi salah satu penjaga gawang andalan di Liga Argentina.
Hingga menjelang Piala Dunia 2026, ia telah mencatat sekitar 50 penampilan bersama San Lorenzo de Almagro di semua kompetisi.
Baru Debut, Langsung Jadi Pahlawan
Gill baru menjalani debut bersama tim nasional Paraguay pada September 2025 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia. Meski minim pengalaman internasional, pelatih Gustavo Alfaro tetap memasukkannya ke skuad Piala Dunia 2026.
Kepercayaan itu terbayar lunas. Setelah sempat kebobolan empat gol saat menghadapi Amerika Serikat pada laga pembuka turnamen, Gill bangkit dengan mencatat clean sheet melawan Turki, kembali tampil solid saat menghadapi Australia, lalu mencapai puncak performanya ketika menghadapi Jerman.
Baca Juga: Brasil Bangkit Tekuk Jepang, Casemiro Sebut Ketenangan Jadi Kunci Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
Statistik Gemilang Lawan Jerman
Menghadapi dominasi Jerman yang menguasai 79 persen penguasaan bola, Gill tampil luar biasa di bawah mistar.
Ia melakukan lima penyelamatan selama 120 menit pertandingan, termasuk menggagalkan sundulan Kai Havertz dan peluang emas Waldemar Anton pada menit ke-119.
Pada babak adu penalti, Gill menggagalkan eksekusi Kai Havertz dan Nick Woltemade sehingga membuka jalan bagi José Canale mencetak penalti kemenangan Paraguay.
Selain itu, gol Jonathan Tah pada babak tambahan juga dianulir VAR setelah terbukti terjadi pelanggaran terhadap Gill di area gawang.
Baca Juga: Hong Myung-bo Mundur Usai Korsel Tersingkir di Piala Dunia 2026, Presiden Sebut Pelatih Tak Cakap
Dipuji sebagai Pahlawan Baru Paraguay
Media internasional menyebut Gill sebagai sosok yang menyelamatkan Paraguay dari tekanan tanpa henti Jerman.
The Sporting News menilai kemenangan tersebut "sebagian besar lahir berkat penampilan Orlando Gill", sedangkan The Guardian memasukkan nama Gill bersama José Canale sebagai dua pahlawan kemenangan terbesar Paraguay dalam sejarah Piala Dunia.
Keberhasilan menyingkirkan Jerman juga menjadi kemenangan terbesar Paraguay di pentas Piala Dunia sekaligus membawa La Albirroja melangkah ke babak 16 besar untuk menghadapi pemenang pertandingan Prancis melawan Swedia di Philadelphia. (*)
Editor : Efprizan