PONTIANAK POST - Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel menegaskan skuad The Three Lions tidak akan memandang remeh Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) saat kedua tim bertemu pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta, Amerika Serikat, Rabu (1/7) malam pukul 23.00 WIB, meski Inggris berstatus sebagai unggulan.
Menurut Tuchel, sejumlah hasil mengejutkan pada fase gugur Piala Dunia 2026 menjadi pengingat bahwa setiap pertandingan ditentukan oleh detail kecil dan tidak ada lawan yang bisa dianggap mudah.
Bahaya Tim Underdog
Inggris melaju ke babak gugur sebagai juara grup, sedangkan RD Kongo lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Babak 32 besar telah menghadirkan sejumlah kejutan, seperti Jerman yang disingkirkan Paraguay lewat adu penalti, Belanda yang kalah dari Maroko, serta Brasil dan Norwegia yang baru memastikan kemenangan lewat gol-gol pada menit akhir.
Baca Juga: Koeman Mundur Usai Belanda Tersingkir di Piala Dunia: Akhiri Periode Kedua Bersama Oranje
"Saya pikir situasi ini justru membuat kami lebih tenang. Selisih kualitas sangat tipis dan pertandingan berlangsung ketat. Apa yang terjadi di Piala Dunia ini mengingatkan kami untuk tidak berekspektasi berlebihan," kata Tuchel, dilansir dari Reuters.
Ia menilai tim-tim peserta Piala Dunia kini memiliki organisasi permainan yang semakin baik sehingga favorit sekalipun harus bekerja keras untuk menciptakan peluang.
"Semua tim dipersiapkan dengan sangat baik. Sangat sulit membongkar pertahanan lawan, terutama ketika Anda datang sebagai favorit dan menghadapi tim yang tidak memiliki beban," ujarnya.
Inggris Siapkan Skenario Adu Penalti
Tuchel memperkirakan RD Kongo akan tampil dengan pendekatan serupa seperti Ghana dan Panama yang sebelumnya memberi perlawanan sengit kepada Inggris.
Baca Juga: Amad Diallo Sebut Piala Dunia 2026 Jadi Pelajaran Berharga bagi Pantai Gading
"Kami datang sebagai favorit, sedangkan mereka nyaman bermain sebagai underdog. Namun kami memiliki semangat, komitmen, dan kualitas untuk memanfaatkan momen-momen penting dalam pertandingan," ucap pelatih asal Jerman tersebut.
Mengantisipasi duel yang berlangsung ketat, Inggris juga telah menyiapkan skenario adu penalti.
"Sangat sulit meniru tekanan adu penalti saat latihan, tetapi kami mengikuti program khusus dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA). Kami sudah mengetahui para eksekutor dan urutannya, meski kami tidak pernah tahu siapa yang akan berada di lapangan hingga akhir pertandingan," jelas Tuchel.
James dan Quansah Masih Absen
Inggris dipastikan belum diperkuat bek kanan Reece James yang masih menjalani pemulihan cedera.
Jarell Quansah yang menggantikan James pada pertandingan sebelumnya juga belum siap kembali bermain.
"Persaingan mereka untuk masuk skuad kali ini sangat ketat. Fokus utama kami sekarang adalah terus melaju sehingga mereka memiliki kesempatan kembali bermain dalam pertandingan berikutnya," kata Tuchel.
Inggris bertekad menghindari nasib sejumlah tim unggulan yang lebih dulu tersingkir dan memastikan langkah ke babak 16 besar, sementara RD Kongo berusaha melanjutkan kiprah impresif mereka setelah sukses menahan imbang Portugal dan melampaui ekspektasi banyak pihak di Piala Dunia 2026.
Perkiraan Pemain dan Skor
Inggris (4-2-3-1): Pickford; Spence, Konsa, Guéhi, O’Reilly; Anderson, Rice; Saka, Bellingham, Rashford; Kane.
DR Kongo (5-3-2): Mpasi; Wan-Bissaka, Tuanzebe, Mbemba, Kapuadi, Masuaku; Sadiki, Moutoussamy, Mukau; Bakambu, Wissa.
Skor: Inggris 1-0 DR Kongo (*)
Editor : Efprizan