PONTIANAK POST - Di balik dua gol Erling Haaland yang membawa Norwegia menang 2-1 atas Brasil pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, Senin (6/7), ada sosok Ørjan Nyland yang menjadi fondasi kemenangan melalui penyelamatan penalti dan serangkaian aksi krusial di bawah mistar.
Kiper berusia 35 tahun itu tampil sebagai pahlawan setelah menggagalkan eksekusi penalti Bruno Guimarães pada babak pertama serta mencatat empat penyelamatan penting yang menjaga Norwegia tetap hidup hingga akhirnya Haaland mencetak dua gol kemenangan pada menit-menit akhir pertandingan.
Data statistik pertandingan dari ESPN dan Rotowire mencatat, Nyland mengakhiri laga dengan empat penyelamatan, satu penalti yang digagalkan, dan hanya kebobolan sekali melalui penalti Neymar pada masa injury time.
Penyelamatan yang Mengubah Jalan Pertandingan
Brasil memperoleh peluang emas untuk unggul lebih dulu setelah VAR menghadiahkan penalti akibat pelanggaran Kristoffer Ajer terhadap Matheus Cunha.
Baca Juga: Brasil Tersingkir, Haaland Bawa Norwegia Ukir Sejarah ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Nyland membaca arah tendangan Bruno Guimarães dengan tepat dan menepis bola, membuat momentum pertandingan berbalik ke kubu Norwegia.
ESPN menyebut penyelamatan tersebut sebagai salah satu momen paling menentukan dalam kemenangan Norwegia, sedangkan Rotowire menilai penampilan Nyland menjadi faktor utama yang menjaga kepercayaan diri tim sepanjang pertandingan.
Mantan winger Skotlandia Pat Nevin kepada BBC Radio 5 Live juga menilai Norwegia pantas menang karena tampil lebih disiplin dan memiliki penjaga gawang yang mampu mengatasi tekanan pada momen-momen penting.
Keberhasilan Nyland membuat jutaan pendukung Norwegia menyaksikan tim nasional mereka menembus perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah, sebuah pencapaian yang menjadi puncak perjalanan panjang sang kiper.
Baca Juga: Rating Pemain Brasil vs Norwegia: Haaland MVP, Nyland Tembok Kokoh, Bruno Guimarães Pesakitan
Perjalanan Karier dari Klub Kecil hingga La Liga
Lahir di Volda, Norwegia, pada 10 September 1990, Ørjan Håskjold Nyland memulai karier profesional bersama Hødd sebelum namanya melejit saat membawa klub tersebut menjuarai Piala Norwegia 2012 dan dinobatkan sebagai pemain terbaik final.
Penampilan impresif itu membawanya bergabung dengan Molde, lalu merantau ke Bundesliga bersama FC Ingolstadt sebelum melanjutkan karier di Aston Villa.
Nyland kemudian sempat memperkuat Norwich City, Bournemouth, Reading, dan RB Leipzig sebelum menemukan kembali performa terbaiknya bersama Sevilla sejak 2023.
Di Sevilla, Nyland dipercaya menjadi salah satu kiper utama tim dan tampil konsisten di La Liga.
Berdasarkan data Rotowire, pada musim 2024/2025 ia tampil dalam 30 pertandingan liga, mencatat tujuh clean sheet dan kebobolan 39 gol, menjadikannya salah satu pemain paling stabil di skuad Sevilla.
Memasuki musim 2025/2026, Nyland tetap menjadi bagian penting skuad Sevilla dan telah tampil di kompetisi domestik sebelum fokus membela Norwegia di Piala Dunia.
Pilar Berpengalaman Tim Nasional Norwegia
Nyland menjalani debut bersama tim nasional senior Norwegia pada 2013 setelah sebelumnya tampil gemilang di level U-21.
Sejak saat itu, ia berkembang menjadi kiper utama negaranya dan telah mengoleksi hampir 70 penampilan internasional, menjadikannya salah satu pemain paling berpengalaman di skuad yang kini dipimpin Martin Ødegaard dan Erling Haaland.
Baca Juga: Mbappe Samai Gol Messi, Prancis Tantang Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026
Perannya tidak hanya sebagai penjaga gawang, tetapi juga pemimpin di ruang ganti yang membantu membimbing generasi muda Norwegia.
Federasi sepak bola Norwegia dan Sevilla beberapa kali menyoroti konsistensi Nyland sebagai salah satu alasan keberhasilan tim nasional lolos ke Piala Dunia 2026 setelah tampil solid sepanjang babak kualifikasi.
Pujian Mengalir dari Pelatih dan Pengamat
Pelatih Norwegia, Ståle Solbakken, dalam sejumlah kesempatan sebelumnya memuji ketenangan dan pengalaman Nyland yang dinilai memberikan rasa aman bagi lini belakang saat menghadapi tekanan lawan.
ESPN menilai penyelamatan penalti atas Bruno Guimarães menjadi titik balik pertandingan karena membuat Brasil kehilangan momentum, sedangkan DAZN News memasukkan Nyland sebagai salah satu pemain dengan performa terbaik pada laga tersebut.
Baca Juga: Maroko Tak Terkalahkan dalam 34 Laga, Kini Layak Disebut Kandidat Juara Piala Dunia 2026
Kapten Martin Ødegaard juga beberapa kali menegaskan bahwa kehadiran pemain senior seperti Nyland memberikan kepercayaan diri kepada seluruh tim, terutama dalam pertandingan besar yang penuh tekanan.
Kini, di usia 35 tahun, Nyland membuktikan bahwa pengalaman masih menjadi aset yang sangat berharga dalam sepak bola modern.
Saat sorotan publik tertuju kepada Haaland sebagai pencetak dua gol kemenangan, penyelamatan Nyland atas penalti Bruno Guimarães menjadi momen yang tak kalah menentukan dalam kisah bersejarah Norwegia menuju perempat final Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Efprizan