PONTIANAK POST– Final UEFA Nations League melawan Portugal setahun lalu menjadi ”noda terbesar” perjalanan Spanyol di bawah Luis de la Fuente.
Saat itu La Roja –julukan Spanyol– kalah adu penalti 3-5 (2-2) di Allianz Arena, Munchen. Itu sekaligus satu-satunya kekalahan yang diterima Spanyol dalam 35 pertandingan terakhir atau sejak Maret 2024.
Selasa dini hari nanti (7/7), Spanyol kembali bertemu Portugal dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium, Arlington (siaran langsung TVRI Nasional/TVRI Sport pukul 02.00 WIB).
Kemenangan akan membawa La Roja ke perempat final, sebuah hal yang gagal mereka capai dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya (2018 dan 2022).
”Kami menganalisis lagi final (Nations League) itu bersama pelatih dan tim analis. Kami melihat apa yang harus diperbaiki,” ucap gelandang Spanyol Pedri seperti dikutip dari Diario AS.
”Kami ingat kami kalah di final itu. Jadi, kami ingin mencabut duri tersebut di Piala Dunia,” imbuh pemain FC Barcelona tersebut.
Pendekatan yang sama juga diungkapkan kiper Unai Simon.
”Kami harus memperbaiki kesalahan dari final itu. Tekanan mereka sangat intens dan kami tidak bermain cukup lancar. Saya membayangkan pertandingan nanti akan sangat mirip,” beber kiper Athletic Bilbao tersebut.
Baca Juga: Brasil Tersingkir, Haaland Bawa Norwegia Ukir Sejarah ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Belum Capai Performa Terbaik
Spanyol sempat diragukan karena hanya bermain imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde dalam laga pembuka (15/6). Namun, kepercayaan diri Rodri dkk perlahan meningkat. Puncaknya, La Roja meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Austria pada babak 32 besar (3/7).
Dalam laga itu, Austria gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran. Sebaliknya, Spanyol mencatat 23 percobaan tembakan ke gawang sekaligus membukukan clean sheet keempat secara beruntun di Piala Dunia 2026.
Catatan itu mempertajam rekor Unai Simon yang belum kebobolan selama 519 menit. Dia memecahkan rekor berusia 36 tahun yang sebelumnya dipegang oleh Walter Zenga (517 menit).
Meski begitu, De la Fuente menegaskan bahwa timnya belum mencapai performa terbaik.
Baca Juga: Rating Pemain Brasil vs Norwegia: Haaland MVP, Nyland Tembok Kokoh, Bruno Guimarães Pesakitan
”Mungkin orang berpikir sudah melihat versi terbaik kami. Tetapi, tim ini belum mencapai batas kemampuannya,” katanya dikutip dari Reuters.
Bagai Final Dini
Dari Portugal, bek kanan Nelson Semedo menilai laga dini hari nanti bakal berlangsung sangat ketat, sama seperti di final Nations League. Bahkan, mantan bek kanan FC Barcelona itu menyebut laga lawan Spanyol layak disebut final yang datang terlalu cepat.
”Ini seperti final yang datang lebih awal karena kedua tim sebenarnya memiliki kualitas untuk mencapai final,” tutur Semedo seperti dikutip dari Marca.
”Saya tidak melihat ada tim yang lebih difavoritkan. Kami sama-sama memiliki banyak kualitas dan pertandingan ini akan berjalan sangat ketat,” imbuh bek yang kini memperkuat Fenerbahce tersebut.
Baca Juga: Ørjan Nyland, Tembok Norwegia yang Gagalkan Brasil di Piala Dunia 2026
Perkiraan Pemain
PORTUGAL (4-2-3-1): 1-Diogo Costa (g); 20-Cancelo, 3-Ruben Dias, 13-Veiga, 25-Nuno Mendes; 15-Joao Neves, 23-Vitinha; 18-Neto, 8-B. Fernandes, 17-Leao; 7-Ronaldo (c)
Pelatih: Roberto Martinez
SPANYOL (4-2-3-1): 23-Unai Simon (g); 12-Porro, 22-Cubarsi, 14-Laporte, 24-Cucurella; 16-Rodri (c), 20-Pedri; 19-Yamal, 10-Olmo, 15-Baena; 21-Oyarzabal
Pelatih: Luis de la Fuente
Wasit: Anthony Taylor (Inggris)
Stadion: AT&T Stadium, Arlington
Siaran langsung: TVRI Nasional/TVRI Sport pukul 02.00 WIB. (ka/dns)
Editor : Efprizan