Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Roberto Martinez Mundur Usai Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Efprizan • Selasa, 7 Juli 2026 | 05:52 WIB
Roberto Martinez mengumumkan mundur sebagai pelatih Portugal setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026. (IG@portugal)
Roberto Martinez mengumumkan mundur sebagai pelatih Portugal setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026. (IG@portugal)

PONTIANAK POST - Roberto Martinez mengumumkan mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Portugal setelah timnya kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Arlington, Texas, Selasa (7/7) WIB, sekaligus mengakhiri perjalanan Selecao das Quinas di turnamen tersebut.

Pelatih asal Spanyol itu mengatakan kontraknya bersama Federasi Sepak Bola Portugal berakhir tepat setelah pertandingan melawan Spanyol sehingga federasi kini memiliki kesempatan menentukan penggantinya.

"Saya datang ke Portugal untuk menjuarai Piala Dunia dan saya pikir tanpa berhasil meraihnya, tidak ada alasan untuk melanjutkan," kata Martinez dalam konferensi pers seusai pertandingan, dilansir dari Reuters.

Martinez menegaskan keputusan itu baru dipastikan setelah Portugal tersingkir dan bukan kesepakatan yang telah dibuat sebelum turnamen dimulai.

Baca Juga: Air Mata Ronaldo Warnai Tersingkirnya Portugal dari Piala Dunia 2026

"Ya, ini pertandingan terakhir saya bersama tim nasional. Saya sangat bangga karena diterima seperti warga Portugal sendiri. Ini menjadi sebuah kehormatan dan tanggung jawab besar," ujarnya.

Akhiri Tiga Setengah Tahun Bersama Portugal

Martinez menangani Portugal sejak Januari 2023 dengan membawa perubahan besar melalui gaya bermain yang lebih menyerang serta mengantarkan tim tampil kompetitif di berbagai turnamen internasional.

Namun target utama menjuarai Piala Dunia gagal tercapai setelah Portugal dihentikan Spanyol lewat gol Mikel Merino pada menit-menit akhir pertandingan.

Martinez menilai timnya sebenarnya mampu memberikan perlawanan kepada salah satu favorit juara, tetapi kalah akibat detail kecil yang menentukan hasil pertandingan.

Baca Juga: Liverpool Bergerak Cepat Kejar Gilberto Mora Usai Bersinar di Piala Dunia: Manchester United Mulai Mundur

"Kami menunjukkan keberanian saat bertahan, bermain agresif, dan bertahan dengan sangat baik. Namun di babak 16 besar Piala Dunia, detail kecil menjadi pembeda," katanya.

"Bola yang membentur mistar masuk atau tidak, lalu peluang dari tendangan bebas cepat pada menit ke-90, semuanya menjadi penentu hasil pertandingan," lanjutnya.

Ucapan Terima Kasih untuk Cristiano Ronaldo

Kepergian Martinez juga diperkirakan bertepatan dengan berakhirnya perjalanan Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal di Piala Dunia.

Meski enggan memastikan masa depan Ronaldo, Martinez memberikan penghormatan kepada kapten berusia 41 tahun tersebut.

Baca Juga: Belgia Protes FIFA, Balogun Tetap Diizinkan Bela Amerika Serikat di Laga 16 besar Piala Dunia 2026

"Saya ingin mengucapkan terima kasih karena dia adalah kapten yang luar biasa. Bukan hanya soal gol, karena statistiknya sudah berbicara sendiri, tetapi juga kontribusinya melalui assist," ujar Martinez.

"Komitmennya setiap hari, cara dia hidup untuk sepak bola, membuatnya menjadi teladan yang harus dirayakan," tambahnya.

Bagi Portugal, kegagalan melangkah ke perempat final menjadi akhir dari satu siklus yang dibangun Martinez, sementara federasi kini menghadapi tugas mencari pelatih baru untuk mempersiapkan generasi berikutnya setelah era Cristiano Ronaldo semakin mendekati penghujung. (*)

Editor : Efprizan
#Cristiano Ronaldo #Roberto Martinez #piala dunia 2026 #spanyol #Portugal