PONTIANAK POST – Manchester City resmi melepas bek serbabisa Nathan Aké ke Fenerbahce pada bursa transfer musim panas 2026, mengakhiri enam tahun kebersamaan yang dihiasi delapan trofi bergengsi bersama The Citizens.
Klub asal Turki tersebut merekrut pemain berusia 31 tahun itu dengan nilai transfer awal sebesar 7 juta pound sterling atau sekitar Rp167,74 miliar, yang berpotensi meningkat menjadi 8,5 juta pound sterling melalui sejumlah klausul bonus.
Enam Tahun Penuh Gelar di Etihad
Kepergian Aké menutup perjalanan suksesnya bersama Manchester City sejak didatangkan dari Bournemouth pada 2020.
Selama berseragam City, bek asal Belanda itu berperan dalam era kejayaan klub dengan mempersembahkan empat gelar Liga Inggris, satu Liga Champions, dua Piala FA, dan dua Piala Liga Inggris.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Dianggap Mendapat Lawan Paling Ringan
Momen treble winner menjadi pencapaian paling berkesan dalam kariernya bersama skuad asuhan Pep Guardiola.
Aké pun menyampaikan salam perpisahan yang sarat rasa syukur kepada klub, rekan setim, staf, dan para pendukung.
"Merupakan sebuah kehormatan mengenakan seragam Manchester City selama enam tahun terakhir. Saya sangat bersyukur menjadi bagian dari tim yang luar biasa ini," ujar Aké dalam pernyataan resmi klub.
"Saya berkembang sebagai pemain maupun sebagai pribadi. Saya akan selalu mengenang momen-momen istimewa, terutama saat meraih treble, empat gelar Liga Inggris secara beruntun, serta memenangkan Piala FA dan Piala Liga. Manchester City akan selalu memiliki tempat spesial di hati saya," lanjutnya.
Kesempatan Memulai Babak Baru
Keputusan hengkang tidak lepas dari berkurangnya menit bermain Aké sepanjang musim 2025/2026.
Ia hanya tampil dalam 34 pertandingan di semua kompetisi dan lebih sering memulai laga dari bangku cadangan.
Meski Ruben Dias dan Joško Gvardiol sempat mengalami cedera, Pep Guardiola lebih sering mempercayakan lini belakang kepada Abdukodir Khusanov dan Marc Guéhi.
Situasi tersebut membuat peluang Aké tampil reguler semakin terbatas.
Baca Juga: Swiss Menang Adu Penalti atas Kolombia, Tantang Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026
Bergabung dengan Fenerbahce memberi kesempatan bagi pemain tim nasional Belanda itu untuk kembali menjadi pilihan utama sekaligus membuka lembaran baru dalam kariernya di Liga Turki.
City Lanjutkan Regenerasi Skuad
Kepergian Aké juga menjadi bagian dari proses penyegaran skuad Manchester City setelah beberapa musim mendominasi sepak bola Inggris.
Pep Guardiola terus membangun komposisi baru dengan memberi ruang lebih besar kepada pemain yang lebih muda di sektor pertahanan.
Sementara itu, Fenerbahce mendapatkan tambahan pengalaman dari seorang bek yang telah merasakan atmosfer kompetisi tertinggi di Liga Inggris dan Liga Champions.
Baca Juga: Messi Gagal Penalti Lagi, Argentina Bangkit Singkirkan Mesir
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal penting bagi klub asal Istanbul untuk bersaing memperebutkan gelar domestik maupun tampil kompetitif di kompetisi Eropa musim depan. (*)
Editor : Efprizan