PONTIANAK POST - Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel tetap melontarkan kritik keras terhadap penampilan timnya meski berhasil menyingkirkan Norwegia 2-1 setelah perpanjangan waktu pada perempat final Piala Dunia 2026, sementara Jude Bellingham merespons santai komentar tersebut dengan jawaban singkat, "Terserah saja."
Kemenangan yang mengantar Inggris ke semifinal itu diraih berkat dua gol Bellingham setelah The Three Lions lebih dulu tertinggal, namun menurut Tuchel hasil positif tidak mencerminkan kualitas permainan timnya.
Inggris bahkan berada di bawah tekanan sepanjang babak kedua ketika Norwegia mendominasi permainan, sempat mencetak gol yang dianulir karena pelanggaran Erling Haaland, serta membentur mistar gawang melalui Kristoffer Ajer.
Tuchel: Inggris Beruntung dan Harus Bermain Lebih Baik
Dalam wawancara bersama ITV Sport, Tuchel mengaku puas dengan hasil akhir, tetapi kecewa terhadap performa anak asuhnya.
"Kami membuat pertandingan menjadi sangat sulit untuk diri sendiri. Hasilnya luar biasa karena kami lolos ke empat besar, tetapi saya tidak puas dengan penampilan kami," kata Tuchel.
Pelatih asal Jerman itu menilai Inggris terlalu sering melakukan kesalahan mendasar sehingga memberi kesempatan kepada Norwegia menguasai jalannya pertandingan.
"Komitmen para pemain memang ada, tetapi cara kami bermain penuh kesalahan, lambat, kurang disiplin secara taktik, dan kami juga beruntung. Kami harus bermain jauh lebih baik," ujar Tuchel.
Meski demikian, Tuchel optimistis timnya masih memiliki ruang untuk berkembang menjelang semifinal.
Baca Juga: Thibaut Courtois Ingin Rehat Setahun dari Timnas Belgia Usai Cedera di Piala Dunia 2026
"Sekarang saatnya menikmati kemenangan, tetapi setelah itu kami harus meningkatkan kualitas permainan," ucapnya.
Bellingham Santai Menanggapi Kritik
Jude Bellingham yang menjadi penentu kemenangan justru tidak terlalu mempersoalkan komentar sang pelatih.
Saat dimintai tanggapan mengenai kritik Tuchel, gelandang berusia 23 tahun itu hanya menjawab singkat, "Ya, terserah saja."
Menurut Bellingham, perjuangan seluruh pemain di lapangan layak mendapat apresiasi mengingat beratnya pertandingan yang mereka jalani.
Baca Juga: Mikel Merino Kembali Jadi Supersub, Antar Spanyol ke Semifinal Piala Dunia 2026
"Pertandingan sangat sulit. Semua pemain bekerja sangat keras, jadi penghargaan saya untuk seluruh rekan setim yang sudah memberikan segalanya di lapangan," kata Bellingham.
Performa Bellingham kembali menjadi sorotan setelah mencetak dua gol yang memastikan Inggris mencapai semifinal Piala Dunia untuk ketiga kalinya sejak menjadi juara dunia pada 1966.
Harry Kane Nilai Kritik Tuchel Berdampak Positif
Kapten Inggris Harry Kane memahami alasan Tuchel tetap mengkritik tim meski meraih kemenangan.
Menurut Kane, pelatih hanya ingin memastikan Inggris tidak cepat puas karena masih memiliki peluang besar meraih gelar juara.
Baca Juga: Cedera Thibaut Courtois Jadi Titik Balik, Belgia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
"Pelatih mengucapkan selamat kepada kami di ruang ganti dan meminta kami menikmati kemenangan ini," ujar Kane dilansir Sky Sports.
"Namun, saya rasa masih ada bagian dari dirinya yang tahu kami bisa bermain lebih baik. Itu justru hal positif karena jika kami sudah mencapai semifinal tetapi masih bisa berkembang, berarti peluang kami semakin besar," lanjutnya.
Kane juga menilai Inggris sudah menunjukkan karakter kuat saat bangkit dari ketertinggalan, meski penguasaan bola dan kualitas permainan masih perlu ditingkatkan.
"Kami sudah memiliki mentalitas yang dibutuhkan sebagai sebuah tim. Jika permainan saat menguasai bola semakin baik, kami punya peluang besar pada dua pertandingan berikutnya," kata Kane.
Baca Juga: Spanyol 2-1 Belgia: Blunder Senne Lammens Antar La Roja ke Semifinal Piala Dunia 2026
Tuchel juga menolak anggapan bahwa performa kurang meyakinkan Inggris disebabkan lemahnya mental pemain meski laga berlangsung dalam suhu yang terasa melebihi 40 derajat Celsius di Miami.
"Ini justru soal mentalitas. Kami lolos karena mentalitas. Masalah kami bukan mental, tetapi kualitas permainan yang harus lebih baik," tegas Tuchel. (*)
Editor : Efprizan