Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

FIFA Seriusi Ide Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Peluang Lolos Makin Besar

Aristono Edi Kiswantoro • Minggu, 12 Juli 2026 | 23:44 WIB
Gianni Infantino (FIFA)
Gianni Infantino (FIFA)

 

PONTIANAK POST – Piala Dunia berpotensi memasuki era baru. Presiden FIFA Gianni Infantino mengungkapkan bahwa federasi sepak bola dunia tersebut mulai mempertimbangkan wacana menambah jumlah peserta menjadi 64 tim pada Piala Dunia 2030.

Rencana itu akan dikaji setelah berakhirnya Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya menggunakan format 48 peserta. Menurut Infantino, perluasan turnamen menjadi bagian dari upaya memberikan kesempatan lebih luas kepada negara-negara di berbagai benua untuk merasakan atmosfer kompetisi sepak bola terbesar dunia.

“Wacana ini akan dipertimbangkan setelah Piala Dunia saat ini berakhir. Saat menyelenggarakan turnamen, penting untuk mempertimbangkan tidak hanya Eropa dan Amerika Selatan, tetapi seluruh dunia,” ujar Infantino seperti dikutip media Swiss, Bluewin, Minggu (12/7/2026).

Membuka Jalan bagi Negara yang Selama Ini Terpinggirkan

Infantino menilai sepak bola dunia terus berkembang. Semakin banyak negara yang memiliki ambisi dan kemampuan untuk bersaing di level internasional.

Menurut dia, setiap negara memiliki mimpi tampil di Piala Dunia. Karena itu, format turnamen perlu mempertimbangkan perkembangan sepak bola secara global, bukan hanya dominasi negara-negara tradisional.

“Setiap negara memiliki kesempatan untuk mewujudkan mimpi berpartisipasi di Piala Dunia,” katanya.

Jika terealisasi, format 64 tim akan menjadi perubahan terbesar dalam sejarah Piala Dunia setelah ekspansi menjadi 48 peserta pada edisi 2026.

Format 48 Tim Dinilai Berhasil

Piala Dunia 2026 menjadi tonggak baru dalam sejarah FIFA. Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut menghadirkan 48 tim, meningkat dari format sebelumnya yang melibatkan 32 negara.

Perubahan itu membuat jumlah pertandingan bertambah sekaligus membuka peluang bagi lebih banyak negara dari berbagai konfederasi.

Dalam format baru tersebut, peserta dibagi dalam beberapa grup dan tiket menuju fase gugur juga dapat diraih melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Infantino menilai format tersebut memberikan hasil positif karena persaingan menjadi lebih merata.

“Turnamen yang menampilkan 48 tim nasional ini telah terbukti sangat sukses. Semua tim menunjukkan level permainan yang tinggi,” ujarnya seperti dikutip Sky Sports.

Tantangan: Kualitas atau Kuantitas?

Meski membuka peluang lebih banyak negara tampil, rencana Piala Dunia 64 tim juga berpotensi memunculkan perdebatan.

Sebagian pihak menilai perluasan peserta dapat meningkatkan pemerataan sepak bola dunia. Negara-negara berkembang akan mendapatkan pengalaman berharga menghadapi tim elite.

Namun, ada pula kekhawatiran bahwa terlalu banyak peserta dapat menurunkan kualitas pertandingan karena perbedaan level antartim semakin lebar.

 

Peluang Baru bagi Asia dan Afrika

Perluasan jumlah peserta juga berpotensi menguntungkan konfederasi yang selama ini memiliki jatah lebih sedikit.

Asia dan Afrika menjadi kawasan yang dinilai memiliki peluang besar menambah wakil karena memiliki populasi besar serta perkembangan sepak bola yang terus meningkat.

Bagi negara berkembang, Piala Dunia bukan hanya kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk meningkatkan investasi sepak bola, membangun akademi pemain muda, dan memperkuat industri olahraga nasional.

Masa Depan Piala Dunia Semakin Global

Wacana 64 tim menunjukkan arah FIFA yang ingin menjadikan Piala Dunia sebagai turnamen yang semakin inklusif.

Namun, keputusan akhir masih membutuhkan kajian mendalam mengenai aspek teknis, kualitas pertandingan, jadwal kompetisi, hingga kesiapan tuan rumah.

Apa pun keputusan FIFA nantinya, satu hal sudah terlihat: Piala Dunia terus bergerak menuju panggung yang lebih besar, dengan lebih banyak negara mengejar mimpi yang sama—berdiri di antara elite sepak bola dunia. **

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Gianni Infantino #Piala Dunia 2030 64 tim #format Piala Dunia FIFA #Piala Dunia 2026 48 tim #peluang negara kecil