PONTIANAK POST - AC Milan dilaporkan mulai serius mempertimbangkan perekrutan bek tengah Bologna, Jhon Lucumí, untuk melengkapi lini pertahanan setelah mendatangkan Mario Gila pada bursa transfer musim panas.
Bek timnas Kolombia itu menjadi salah satu kandidat utama yang dipantau manajemen Rossoneri seiring kebutuhan pelatih Ruben Amorim menambah satu bek tengah dengan karakter agresif dan mampu membangun serangan dari lini belakang.
Milan Pantau Situasi Kontrak Lucumí
Ketertarikan Milan muncul ketika masa depan Lucumí di Bologna belum menemukan kejelasan.
Menurut La Gazzetta dello Sport, hingga kini bek berusia 27 tahun tersebut belum mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak yang masih berlaku hingga 2027.
Baca Juga: Aston Villa Selangkah Lagi Rekrut Pervis Estupiñán dari AC Milan
Klausul pelepasan senilai 28 juta euro milik Lucumí memang telah berakhir, tetapi Bologna dikabarkan tetap memasang harga sekitar 25 juta euro bagi klub yang ingin memboyongnya.
Situasi itu membuat Milan melihat peluang untuk membuka negosiasi, terlebih kebutuhan memperkuat sektor pertahanan menjadi salah satu prioritas pada jendela transfer kali ini.
Juventus dan Klub Inggris Masih Mengintai
Milan bukan satu-satunya klub yang memantau perkembangan Lucumí.
Juventus disebut sebagai klub yang paling aktif mengikuti situasi sang pemain dalam beberapa bulan terakhir, meski hingga kini belum mengajukan tawaran yang mampu meyakinkan Bologna.
Baca Juga: Profil dan Statistik Andrej Kostic: Ini Alasan AC Milan Merekrut Wonderkid Montenegro
Selain Juventus, dua klub Liga Inggris, Bournemouth dan Nottingham Forest, juga dikabarkan terus mengawasi peluang merekrut bek berkebangsaan Kolombia tersebut.
Persaingan mendapatkan tanda tangan Lucumí diperkirakan akan meningkat apabila Bologna memutuskan membuka negosiasi sebelum bursa transfer ditutup.
Bek Andalan Bologna
Lucumí bergabung dengan Bologna pada 2022 dan berkembang menjadi salah satu pilar utama di lini belakang Rossoblù.
Selama empat musim membela Bologna, ia mencatatkan 152 penampilan dan mencetak dua gol di semua kompetisi.
Baca Juga: AC Milan Sudah Belanja Rp2 Triliun, Masuk Enam Besar Klub Paling Boros di Eropa
Perkembangannya berjalan seiring peningkatan prestasi Bologna yang mampu meraih gelar Coppa Italia serta tampil di Liga Champions dan Liga Europa.
Dari sisi teknis, Lucumí dinilai sesuai dengan kebutuhan Milan karena memiliki kemampuan membaca permainan, berani melakukan tekanan tinggi, dan mampu mengalirkan bola dari lini belakang melalui umpan progresif yang akurat.
Fleksibilitas tersebut menjadi nilai tambah bagi skema permainan yang ingin diterapkan Ruben Amorim dalam membangun pertahanan sekaligus memulai serangan dari area sendiri.
Hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi antara Milan dan Bologna terkait transfer Lucumí, namun laporan La Gazzetta dello Sport menyebut bek timnas Kolombia itu kini menjadi salah satu opsi paling realistis untuk memperkuat lini belakang Rossoneri pada musim 2026-2027. (*)
Editor : Efprizan