PONTIANAK POST - Chelsea resmi merekrut penyerang Aston Villa, Morgan Rogers, dengan nilai transfer mencapai 117 juta poundsterling atau sekitar Rp2,8 triliun, menjadikannya salah satu transfer terbesar dalam sejarah klub sekaligus memberi pelatih Xabi Alonso tambahan kekuatan di lini serang.
Pemain berusia 23 tahun itu telah menjalani tes medis di London setelah kembali dari Piala Dunia bersama Timnas Inggris dan menandatangani kontrak berdurasi enam tahun dengan opsi perpanjangan satu musim.
Chelsea Menangi Persaingan dengan Arsenal
BBC Sport melaporkan Chelsea sebenarnya telah memantau perkembangan Rogers selama lebih dari dua tahun sebelum akhirnya bergerak cepat usai Inggris tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Proses negosiasi melibatkan direktur olahraga Chelsea, pelatih Xabi Alonso, serta salah satu pemilik klub, Behdad Eghbali, yang memiliki hubungan baik dengan pemilik Aston Villa, Nassef Sawiris.
Baca Juga: Manchester United Mulai Dekati Ismaila Sarr, Crystal Palace Hadapi Dilema Besar
Kapten Chelsea Reece James bahkan disebut ikut meyakinkan Rogers dari lingkungan Timnas Inggris, sementara Cole Palmer, sahabat dekat Rogers sejak di akademi Manchester City, mengetahui perkembangan negosiasi tersebut.
Arsenal sempat diberi kesempatan menyamai tawaran Chelsea, tetapi memilih bertahan pada valuasi mereka sehingga Rogers akhirnya berlabuh di Stamford Bridge.
Xabi Alonso Siapkan Peran Baru
Kehadiran Rogers memberi Xabi Alonso lebih banyak pilihan dalam menyusun strategi musim depan.
BBC Sport menyebut Rogers diproyeksikan mengisi sisi kiri lini serang, sedangkan Cole Palmer tetap berperan sebagai gelandang serang atau nomor 10.
Baca Juga: Manchester United dan Arsenal Ditawari Bek muda Chelsea Jorrel Hato
Apabila Alonso kembali menerapkan formasi tiga bek seperti saat membawa Bayer Leverkusen menjuarai Bundesliga, Rogers dan Palmer berpeluang dimainkan bersamaan sebagai dua gelandang serang di belakang penyerang utama.
Fleksibilitas Rogers juga menjadi nilai tambah karena mampu bermain di beberapa posisi menyerang sesuai kebutuhan tim.
Tambah Produktivitas Lini Depan
Musim lalu Rogers tampil impresif bersama Aston Villa dengan mencatatkan 14 gol dan 12 assist dalam 55 pertandingan di semua kompetisi.
Produktivitas tersebut diharapkan mampu mengatasi masalah efektivitas serangan Chelsea yang sempat mengalami paceklik gol dalam lima pertandingan beruntun pada musim lalu.
Persaingan di lini depan Chelsea juga dipastikan semakin ketat dengan kehadiran Estevao Willian, Pedro Neto, Geovany Quenda, Jamie Gittens, Liam Delap, Nicolas Jackson, Joao Pedro, Emmanuel Emegha, dan Marc Guiu.
Chelsea Tetap Harus Jual Pemain
Transfer Rogers membuat Chelsea harus kembali menyeimbangkan kondisi keuangan klub.
Selain mengeluarkan dana besar untuk Rogers, The Blues juga telah merekrut Marco Palestra dan masih memburu sejumlah pemain lain, termasuk Pep Chavarria, Maxence Lacroix, serta Valentin Barco.
Menurut BBC Sport, Chelsea diperkirakan harus melepas atau meminjamkan sedikitnya belasan pemain dari skuad senior untuk memenuhi aturan keuangan Liga Inggris dan UEFA.
Baca Juga: Cedera Lisandro Martinez Bikin Manchester United Dilanda Kekhawatiran Baru
Sebelumnya, Chelsea telah memperoleh pemasukan lebih dari 120 juta poundsterling dari penjualan Marc Cucurella ke Real Madrid, Andrey Santos ke Manchester United, Tyrique George ke Everton, serta Jimmy-Jay Morgan ke West Bromwich Albion.
Dengan investasi besar tersebut, Chelsea berharap Morgan Rogers mampu menjadi salah satu pilar utama dalam proyek Xabi Alonso untuk mengembalikan klub bersaing memperebutkan gelar di kompetisi domestik maupun Eropa. (*)
Editor : Efprizan